Tugas Dan Wewenang MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)


Tugas Dan Wewenang MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)|Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) memiliki sejarah yang panjang dan tugas dan wewenang yang telah berubah sehingga majelis permusyawaratan rakyat merupakan sejarah bagi indonesia dan MPR merupakan wakil rakyat yang paling tertinggi yang memiliki fungsi yang sangat penting dalam pemerintahan dilihat dari tugas dan wewenangnnya sangat strategis dalam pemerintahan, Sehingga dalam perekrutan anggota-anggota MPR sangat berhati-hati dengan orang-orang yang profesional yang dapat mengembang tugas dan wewenang dalam memangku jabatan sebagai Pejabat MPR, Untuk lebih mengetahui tugas dan wewenang MPR mari kita lihat pembahasan dan penjelasannya seperti dibawah ini….

Tugas Dan Wewenang MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)
Tugas Dan Wewenang MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)
Majelis
Permusyawaratan Rakyat (MPR)
Pasal 2 ayat (1) UUD 1945 menyatakan MPR
terdiri atas anggota
DPR dan anggota DPD yang dipilih meIaui pemilu dan diatur Iebih lanjut dengan
undang-undang. Pemilu anggota DPR dan DPD diatur dengan UU No. 10 Tahun 2008. Jumlah
anggota DPR didasarkan penjumlahan anggota DPR dan DPD. Jumlah anggota DPR sebanyak
550 orang sedangkan jumlah anggota DPD ditentukan, bahwa anggota DPD dan setiap
provinsi ditetapkan sebanyak 4 orang dan jumlah seluruh anggota DPD tidak Iebih
dan 1/3jumlah anggota DPR. MPR
berkedudukan sebagai
lembaga negara, MPR bukan lagi sebagai lembaga tertinggi
negara sebagaimana ditentukan dalam UUD 1945 sebelum diamandemen.

Tugas dan wewenang MPR
(berdasarkan UUD 1945 amandemen pasal 3)  sebagai berikut…
a. Mengubah dan menetapkan UUD.
b. Melantik presiden atau wakil
presiden.
c. Memberhentikan presiden
dan/atau wakil presiden dalam masa jabatannya menurut UUD
Tugas dan wewenang MPR Iebih
lanjut diatur dalam UU No. 27 tahun 2009 tentang susunan
dan kedudukan MPR, DPR, DPD, dan
DPRD bahwa tugas dan wewenang MPR adalah sebagai
berikut 

a. Mengubah dan menetapkan UUD.

b. Melantik presiden dan wakil
presiden hasil pemilu.

c. Memutuskan usul MPR berdasarkan
putusan Mahkamah Konstitusi untuk memberhentikan
presiden dan/wakil presiden dalam
masa jabatannya setelah diberi kesempatan menyampaikan

penjelasan di sidang paripurna
MPR.

d. Melantik wakil presiden
menjadi presiden, bila presiden diberhentikan atau tidak bisa melaksanakan
kewajibannya.

e. Memilih wakil presiden dan 2
orang calon wakil presiden yang diajukan presiden bila terjadi kekosongan
jabatan wakil presiden selambat-Iambatnya waktu 60 hari

f. Memilih presiden dan wakil
presiden
bila keduanya berhenti secara bersamaan dan 2 paket calon presiden dan
wakil presiden yang meraih suara terbanyak dalam pemilihan sebelumnya sampal
habis masa jabatannya selambat-Iambatnya dalam waktu 30 hari.

g. Menetapkan peraturan tata
tertib dan kode etik MPR.
Sekian Artikel Tentang Tugas Dan Wewenang MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat) Semoga Bermanfaat  (Sumber : Pendidikan Kewarganegaraan, Hal 49 , Penerbit : Citra Pustaka )

1 comment on Tugas Dan Wewenang MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)

  1. Artikelnya bagus dan banyak memberikan saya banyak informasi tadi sih saya tidak tahu tentang ini tetapi setelah saya melihat artikel ini, saya jadi tahu tentang

    makasih, dari maysa athaya ramadhani yang sedang belajar PKn tentang mpr

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *