Syarat-Syarat Suatu Zat Disebut Sebagai Polutan Adalah? Ini Jawabannya


Dewasa ini, pencemaran lingkungan semakin marak terjadi di sekitar kita, mau di perkampungan hingga perkotaan terjadi pencemaran lingkungan yang sulit terkontrol. Hal itu tentu memberikan dampak negatif bagi manusia itu sendiri dan juga bagi makhluk hidup di sekitarnya.

Jika pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh aktivitas manusia yang berlebihan dan dampaknya hanya manusia itu sendiri juga tidaklah masalah namun dari ulah manusia semua makhluk hidup harus merasakan akibatnya.

Lingkungan mereka akan tercemar dan membuat mereka akan berpindah atau dapat menyebabkan makhluk hidup tersebut mati atau bisa jadi akan punah.

Pencemaran lingkungan tidak hanya ada di darat, tapi juga di air, dan udara. Olehnya itu, hewan laut dan udara pun akan terkena imbasnya. Zat atau bahan yang mencemari lingkungan ini disebut dengan polutan. Atau bisa didefinisikan seperti dibawah ini:



Apa Yang Dimaksud Polutan?

Secara umum yang dimaksud dengan pengertian Polutan adalah zat ataupun bahan yang mencemari lingkungan dan menyebabkan polusi, baik polusi air, polusi udara, dan polusi tanah. Terdapat banyak jenis-jenis polutan, seperti plastik pada air, pestisida pada tanah dan karbon monoksida pada udara.



Namun tahukah kamu mengapa suatu benda bisa disebut sebagai polutan? Syarat-syarat benda dapat disebut polutan terbagi atas tiga yaitu:



    1. Jumlah yang melebihi batas normal.
    2. Ada pada waktu yang tidak sesuai.
    3. Pada tempat yang tidak sesuai.

Adapun penjelasan mengenai ketiga syarat benda disebut sebagai polutan adalah:

1. Jumlahnya Melebihi Batas Normal

Zat yang melebihi batas normal dapat menjadi polutan sebab sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Seperti karbon dioksida yang sebabkan gas rumah kaca. Zat ini adalah alami, namun jika melebihi batas normal maka akan menjadi polutan dan menyebabkan rasa kantuk, peningkatan detak jantung, kerusakan otak dan jaringan tubuh, hingga kematian.

2. Pada Waktu yang Tidak Sesuai

Hal ini akan terjadi jika zat berada pada waktu yang tidak tepat seperti meminum obat saat tidak sakit akan memberikan dampak buruk bagi tubuh yang sehat.

Selain itu, contoh lainnya adalah gas sulfur dioksida untuk bahan pengawet pada makanan dan minuman ini akan berfungsi baik, namun beda dengan yang dikeluarkan oleh letusan gunung berapi akan berbahaya apabila dihirup oleh manusia.

Hal itu karena zat ini sulfur dioksida dapat menyebabkan luka bakar, kerusakan mata dan genetik, infeksi saluran pernapasan, sesak napas, sakit dada, juga kematian.

3. Pada Tempat yang Tidak Sesuai

Menjelaskan syarat ini bisa dengan mengambil contoh Ozon (O3) yang molekul atmosfer yang melindungi Bumi dari radiasi sinar Matahari. Fungsinya sangat bermanfaat bagi makhluk hidup yang ada di bumi, namun apabila Ozon ini ada di permukaan tanah, maka akan mengakibatkan iritasi tenggorokan, batuk, sesak, asma, nyeri dada, infeksi pernapasan, dan kerusakan pada paru-paru.

Begitu juga yang terjadi pada zat lainnya, apabila tidak berada ditempat yang tepat maka akan menjadi polutan yang berbahaya. Seperti plastik yang berguna menyimpan benda, namun jika berada di laut maka akan merusak ekosistem laut.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Syarat-Syarat Suatu Zat Dapat Disebut sebagai Polutan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua, sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *