Sebutkan Peranan Indonesia Dalam Gerakan Non Blok (GNB)? Ini 3 Perannya


Peranan Indonesia Dalam Gerakan Non Blok – Gerakan Non-Blok (GNB) atau Non Aligned Movement adalah organisasi untuk menciptakan perdamaian. Organisasi adalah sejumlah negera yang berperan dan berfungsi untuk tidak beraliansi bersama blok-blok manapun. Latar belakang lahirnya GNB adalah Dasasila Bandung yang disepakati saat Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung pada tahun 1955.

Akhirnya GNB berdiri pada tanggal 1-6 September 1961 saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) I GNB di Beograd, Yugoslavia digelar. Negara yang memprakarsai berdirinya Gerakan Non Blok adalah Presiden Indonesi Soekarno dan selain itu Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser, Presiden Ghana Kwame Nkrumah, Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru dan Presiden Yugoslavia Josip Broz Tito.

Tujuan utama Gerakan Non Blok adalah meredakan ketegangan antara Blok Timur dan Blok Barat. Selain itu, GNB juga bertujuan untuk mempersatukan negara-negara yang tidak ingin beraliansi dengan negara peserta perang dingin, serta mewujudkan kehidupan tertib, damai, dan aman, sesuai prinsip-prinsip kebebasan menentukan cita-cita. Sebagai salah satu penggagas dalam berdiri dan terbentuknya GNB, Indonesia memegang peranan penting dan berkontribusi penuh terhadap jalannya Gerakan Non Blok.

Pada 1992-1995, Indonesia menjadi pemimpin GNB saat Presiden RI ke-2 Soeharto diangkat menjadi Sekjen GNB. Selain itu, Indonesia mampu menentukan arah dan penyesuaian tentang cara menentukan prioritas baru salah satunya adalah pembangunan ekonomi negara anggota. Pada 1 September 1992, Indonesia menjadi tuan rumah KTT GNB ke-10 di Jakarta, yang berlangsung selama seminggu. KTT ini menghasilkan kesepakatan yang dikenal “Pesan Jakarta” yang didalamnya terkandung visi dan misi GNB.



Prestasi dan peranan Indonesia dalam GNB adalah penyelesaian konflik di Kamboja, gerakan separatis Moro di Filipina dan sengketa di Laut Cina Selatan. Ini terjadi setelah sejumlah pertemuan dalam Jakarta Informal Meeting (I dan II) serta Pertemuan Paris yang juga turut didukung oleh Indonesia. Belum cukup, Indonesia juga berperan dalam meredam ketegangan di kawasan bekas Yugoslavia pada tahun 1991.



Dalam bidang ekonomi, Indonesia berperan dalam menunjang pembangunan berkelanjutan. Contohnya pada tahun 1993 dalam KTT G-7 di Tokyo Jepang, Indonesia berhasil membuka kembali Dialog Utara-Selatan yang telah lama mengalami pemutusan. Di ke-9 GNB di Beograd September 1989, Indonesia adalah 15 negara berkembang yang berhasil membentuk Kelompok Tingkat Tinggi bernama G-15 sebagai wadah kerja sama ekonomi dan pembangunan bagi negara-negara pendirinya.



Sedangkan kontribusi Indonesia dalam bidang politik adalah dukungan penuh terhadap kemerdekaan dan kedaulatan Palestina sebagaimana dalam GNB di Pulau Margarita, Venezuela 15 September 2016 yang disampaikan Menlu RI Retno Marsudi di dalam Pertemuan Tingkat Menteri Komite Palestina.

Walaupun ditengah isu yang mempertanyakan eksistensi GNB yang tidak diperlukan lagi, namun faktanya GNB masih memberikan manfaat dan setiap negara masih bisa berperan didalamnya seperti kerja sama GNB dengan IORA (Asosiasi Negara Lingkar Samudera Hindia) di bidang ekonomi dan pemberdayaan wanita yang membuat nama Indonesia semakin besar dan terjalinnya pengembangan UMKM.

Peranan Indonesia Dalam Gerakan Non Blok (GNB) Adalah?

Berdasarkan dari penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa peranan Indonesia dalam gerakan non blok (GNB) adalah:

    1. Sebagai salah satu negara pemrakarsa berdirinya Gerakan Non-Blok.
    2. Sebagai salah satu negara pengundang pada Konferensi Tingkat Tinggi GNB I.
    3. Menjadi ketua GNB pada 1992-1995 serta menjadi tuan rumah penyelenggara KTT X GNB di Jakarta.
    4. Indonesia juga turut memecahkan masalah-masalah dunia berdasarkan perdamaian dunia, memperjuangkan HAM, dan tata ekonomi dunia yang berdasarkan pada asas keadilan.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Sebutkan Peranan Indonesia Dalam Gerakan Non Blok (GNB)? Ini 3 Perannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *