Penghubung Antara Ibu Dengan Embrio Disebut? Ini Jawabannya


Penghubung Antara Ibu Dengan Embrio Disebut – Lagi ibu hamil, pengetahuan mengenai seputar hamil adalah hal yang wajib untuk diketahui apalagi bagi mereka yang pertama kali merasakannya. Tentu, rasa deg degan dan khawatir selalu menghampiri bagi mereka yang dikatakan ibu hamil muda atau calon mama muda. Olehnya itu, alangkah lebih baiknya ibu hamil untuk menambah pengetahuan dengan membaca buku ketimbang melakukan pekerjaan yang berat.

Sebab bagi mereka yang baru pertama kali hamil tentu harus menjaga bayi mereka dan belum terbiasa sehingga akan sangat mengkhawatirkan jika mereka memaksakan untuk beraktivitas seperti biasa.

Salah satu hal yang dapat dipelajari oleh para calon ibu muda adalah dengan mempelajari bagian-bagian dalam janin atau organ-organ yang berperan penting dalam proses kehamilan.

Tidak hanya bagi yang baru pertama kali hamil, orang-orang yang sering dan masih kurang pengetahuan terhadap bagian-bagian dalam janin atau organ yang berperan penting dalam proses kehamilan bisa untuk diketahui karena jangan sampai sesuatu yang dianggap biasa-biasa saja ternyata berperan penting dalam janin anda salah satunya adalah tali penghubung antara ibu dan embrio.



Penghubung Antara Ibu dan Embrio Disebut?

Jawaban dari pertanyaan ini adalah Tali Pusar atau yang secara ilmiah disebut dengan Plasenta. Jadi jika terdapat pertanyaan penghubung antara ibu dengan embrio disebut dengan apa? jawabannya adalah tali pusar atau plasenta.



Tali pusar menghubungkan bayi Anda didalam rahim dengan anda atau ibu dari perut bayi dengan panjang rata-rata tali pusar adalah 50 cm. Jika demikian, apasih yang dimaksud dengan tali pusar atau plasenta itu?



Apa Yang Dimaksud Plasenta?

Plasenta atau tali pusar berfungsi dalam mengalirkan oksigen dan zat makanan dari ibu ke embrio serta mengalirkan sisa metabolisme dari embrio ke peredaran darah ibunya. Perlu diketahui bersama bahwa plasenta tersusun atas lapisan amonion yang mengandung arteri umbilikus dan vena serta diperkuat jaringan ikat pipih dan alantois.

Selain daripada itu terdapat fakta-fakta menarik tentang plasenta yang diketahui bersama bahwa terkadang bayi yang cukup besar terkadang bermain dengan tali pusarnya di dalam kandungan. Sekitar 35% bayi terlahir dengan lilitan tali pusat, dan hanya 1% dari tali pusar tersebut benar-benar terikat.

Tali pusar akan berhenti saat bayi lahir dan membuat saat itu juga tali pusar yang keluar akan terpapar udara yang lebih dingin membuat cairan bernama Wharton’s Jelly mengeras dan menyusut yang membuat secara alami pembuluh darah tali pusar akan ditutup.

Tali Pusar atau plasenta yang menghubungkan ibu dengan embrio ini juga mempunyai regenerasi dan mempunyai jenis sel tersendiri seperti tulang rawan, tulang, lemak, dan otot. Bahkan pentingnya tali pusar untuk diketahui bersama yang menghubungkan ibu dengan embrio ini juga membawa darah yang dalam trimester terakhir, bayi akan mendapatkan setengah liter darah setiap menitnya yang walaupun terhubung tapi, darah tidak bercampur dengan darah bayi Anda.

Tidak hanya nutrisi dan oksigen yang menjadi fungsi tali pusar atau plasenta ini, tetapi penghubung antara ibu dengan embrio ini juga memiliki 2 arteri yang satunya menghantarkan nutrisi dan oksigen serta yang satunya lagi membawa darah yang mengandung kotoran dari bayi anda ke plasenta.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Penghubung Antara Ibu Dengan Embrio Disebut? Ini Jawabannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *