Pengertian Zaman Praaksara, Ciri & Pembagian Masa Praaksara


Pengertian Zaman Praaksara, Ciri & Pembagian Zamannya – Masa Pra-Aksara adalah masa manusia belum kenal persoalan tulisan. Sehingga itulah mengapa masa ini, juga disebut masa prasejarah yang juga sebagai kehidupan manusia purba. Dalam sejarahnya, manusia muncul dipermukaan bumi sekitar 3 juta tahun. Ini terjadi melalui adanya berkali-kali pengerasan atau glasiasi dalam zamannya yang disebut dengan kala plestosen.

Pada masa ini, saat dimana manusia hidup sebelum mengenal tulisan. Hal ini terjadi karena belum ditemukannya peninggalan yang tertulis pada masa itu. Hal itu jugalah mengapa pada masa ini, hanya terdapat peninggalan-peninggalan hasil kebudayaan manusia purba berupa fosil, artefak, abris saus roche, kejokken moddinger dan lainnya. Kehidupan awal masyarakat praaksara Indonesia tidak bisa dipisahkan melalui perkembangan geografis yang terdapat di wilayah Indonesia.

Sebelum zaman es atau glasial, wilayah Indonesia yang terdapat di bagian barat menjadi satu dengan yang ada di daratan Asia termasuk wilayah Indonesia yang terdapat di bagian timur menjadi satu dengan daratan Australia. Hal ini terjadi melalui adanya persamaan kehidupan flora dan fauna di Asia dan Australia wilayah Indonesia. Binatang yang hidup di wilayah Indonesia bagian barat mempunyai kesamaan dengan binatang yang hidupnya terdapat di daratan Asia.

Contohnya saja, gajah, harimau, banteng, burung dan lain-lain. Sedangkan untuk binatang yang hidupnya terdapat di bagian wilayah timur mempunyai kesamaan dengan binatang yang hidupnya di daratan Australia contohnya saja burung Cendrawasih.



Dengan mencairnya es yang ada di kutub utara membuat air laut mengalami kenaikan. Hal ini terjadi karena wilayah Indonesia menjadi terpisah dengan daratan yang terdapat di Asia dan juga Australia.



Bekas daratan yang menghubungkan Indonesia bagian barat dengan Asia disebut dengan Paparan Sunda. Selain itu terdapat Paparan Sahul yang diketahui sebagai bekas daratan yang menjadi penghubung Indonesia bagian timur dengan Australia.



Ternyata, perubahan-perubahan yang terjadi itu sangat besar mempunyai pengaruh dengan apa yang menjadi perkembangan kehidupan masyarakat pra aksara Indonesia. Menurut tanggapan para ahli, nenek moyang bangsa Indonesia diketahui berasal dari Yunan. Daerah Yunan terletak di daratan Asia Tenggara. Tepatnya, di daerah yang di wilayah Myanmar sekarang. Seorang ahli sejarah yang mengemukakan pendapat ini adalah Moh. Ali.

Menurut tanggapan dari Moh. Ali bahwa bahwa nenek moyang bangsa Indonesia diketahui asalnya dari hulu-hulu sungai besar yang terdapat di Asia dan kedatangannya ke Indonesia dilakukan secara bergelombang dimana yang pertama dari 3000 SM–1500 SM dengan memakai perahu bercadik satu.

Sedangkan untuk gelombang yang kedua berlangsung dari tahun 1500 SM sampai dengan 500 SM dengan memakai perahu bercadik dua. Tampaknya, pendapat yang diutarakan oleh Moh. Ali ini dipengaruhi oleh Mens bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah Mongol yang terdesak ke selatan oleh bangsa-bangsa yang lebih kuat.

Pengertian Zaman Praaksara Adalah?

Pengertian Zaman Praaksara

Secara umum, yang dimaksud dengan Pengertian Zaman Praaksara adalah Zaman praaksara adalah masa kehidupan manusia sebelum mengenal tulisan. Diketahui Praaksara berasal dari 2 kata yaitu “Pra” yang artinya “sebelum” dan “aksara” yang diartikan dengan “tulisan“.

Selain itu, ada nama lain atau sebutan lain dari Praaksara yaitu “Nirleka”. Apasih itu Nirleka?., Diketahui Nirleka berasal dari 2 kata yaitu Nir yang artinya “tanpa“. Sedangkan untuk “Leka” artinya adalah “tulisan“. Batas antara zaman Praaksara dengan zaman sejarah adalah dikenal dengan mulai adanya tulisan.

Melihat dari hal itu, apasih perbedaan dengan zaman praaksara dengan sejarah. Mengetahui hal ini sangatlah sederhana, sebab Praaksara belum ditemukan tulisan, sedangkan untuk sejarah adalah zaman setelah adanya tulisan.

Yang perlu menjadi catatan bersama bahwa berakhirnya zaman Praaksara atau dimulainya zaman sejarah yang ada disetiap bangsa di dunia ini tidak berbeda-beda dengan bangsa lain. Misalnya saja bangsa Mesir yang diketahui +tahun 4000 SM yang dimana masyarakatnya sudah tahu mengenai tulisan.

Ciri-Ciri Zaman Praaksara

Berdasarkan seluruh penjelasan diatas, diketahui ciri-ciri dari zaman praaksara adalah:

      1. Sangat tergantung pada alam.
      2. Masih berburu dan mengambil makanan secara sederhana fase terakhir bercocok tanam.
      3. Menjadikan gua dan bawah tanah sebagai tempat tinggal, setelah itu berpindah-pindah dan yang terakhir menetap.
      4. Belum bisa berpikir secara kompleks.
      5. Memiliki cara berpikir terlalu sederhana.
      6. Penggunaan alat yang berasal dari batu
      7. Tempat tinggal mereka tidak jauh sumber mata air seperti danau, sungai dan juga pantai.

Pembagian Zaman Praaksara

Kesimpulan mengambil ciri atau karakteristik dari zaman praaksara ini, dilatar belakangi dari pembagian-pembagian zaman praaksara.

Mengutip dari ilmu geologi yang mempelajari mengenai persoalan kulit bumi, ternyata membagi empat tahapan diantaranya Arkaikum, Palaeozoikum, Mesozoikum, Neozoikum dan Kenozoikum. Untuk mengetahui macam-macam pembagian masa praaksara ini dapat dilihat dibawah ini:

1. Arkaikum

Zaman ini berumur kira-kira 2500 juta tahun. Pada saat itu bumi masih belum dingin. Udara masih panas sekali. Kulit bumi masih dalam proses pembentukan. Belum ada tanda-tanda kehidupan.

2. Palaeozoikum

Zaman ini diperkirakan berumur 340 juta tahun. Pada zaman ini sudah mulai ada tanda-tanda kehidupan. Binatang-binatang yang kecil (mikro arganisme) sudah ada.

Juga binatang yang tidak bertulang punggung, bahkan beberapa jenis ikan, amfibi dan reptil sudah mulai ada. Karena keadaan bumi masih berubah-ubah maka keadaan kehidupan masih sulit untuk meningkat.

3. Mesozoikum

Zaman ini berumur kira-kira 140 juta tahun. Pada zaman ini kehidupan di bumi semakin berkembang. Binatang-binatang pada masa itu mencapai bentuk yang besar sekali.

Antara lain Dinosaurus panjangnya 12 meter, Atlantosaurus panjangnya 30 meter. Jenis burung sudah mulai ada. Zaman ini disebut pula dengan zaman reptil, karena pada zaman jenis binatang reptil yang paling banyak sekali.

4. Neozoikum atau Kenozoikum

Zaman ini berlangsung kira-kira 60 juta tahun. Keadaan bumi pada zaman ini menjadi baik. Perubahan cuaca tidak begitu besar walaupun zaman es masih ada. Kehidupan berkembang dengan pesat sekali. Zaman ini dibagi menjadi beberapa zaman, antara lain:

  1. Tertier. Pada zaman ini ditandai dengan semakin berkurangnya binatang raksasa. Famili binatang menyusui sudah mulai ada. Beberapa jenis monyet dan kera telah mulai hidup.
  2. Kwarter. Zaman kwarter berlangsung kurang lebih 600.000 tahun yang lalu. Pada zaman ini telah ada tanda-tanda kehidupan manusia. Bagian-bagian zaman ini disebut dengan istilah kala. Zaman ini dibagi dalam dua bagian yaitu kala plestosin dan kala holosin.

Demikianlah informasi mengenai Pengertian Zaman Praaksara, Ciri & Pembagian Zamannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *