Pengertian Teks Editorial, Ciri, Sifat Teks Editorial & Manfaatnya


Pengertian Teks Editorial, Ciri, Sifat Teks Editorial & Manfaatnya – Teks editorial atau terkadang disebut tajuk rencana ialah bentuk opini atau pandangan media tentang peristiwa yang terjadi di masyarakat yang diangkat melalui surat kabar.

Menurut Dja’far Assegaff (1985:63) bahwa teks editorial atau juga dikenal “Induk Karangan” pada dasarnya berasal dari bahasa Belanda “Hoofd Artike”. Sedangkan dalam bahasa Inggris diistilahkan “leader”.

Dalam buku Editorial Writing yang ditulis oleh Lyle Spencer yang menjelaskan bahwa Teks Editorial adalah berisi fakta dan opini secara singkat, logis, menarik ditinjau dari segi penulisan dan bertujuan untuk mempengaruhi pendapat, atau memberikan interpretasi terhadap suatu berita yang menonjol sebegiturupa.

Berdasarkan penjelasan diatas, dimana teks editorial atau tajuk rencana memiliki susunan struktur sehingga dapat mempengaruhi pendapat para pembaca.



Selain itu ada yang menyebutkan bahwa Teks Editorial itu adalah roh untuk harian atau otomisme dari semua konten surat kabar menurut perspektif atau pandangan redaksi media.



Jika meminjam argumen dari Siregar (2003:1) dimana ia berpendapat bahwa teks editorial atau tajuk ini, yang berisi pendapat, pini, pikiran dan kritisme yang banyak peristiwa yang dibangun untuk menghasilkan sudut pandang, maka menurut Siregar ini bisa ditampilkan dipublik sebab tetap memegang prinsip yang berlandaskan fakta yang ada.



Sehingga, opini atau pandangan yang tampil di media hasil dari ramuan kebijakan redaksi yang disebut sebagai perwakilan seluruh redaksi yang ada dan juga merupakan dianggap cerminan sikap media. Teks editorial juga terdapat ideologi yang ada pada media surat kabar.

Biasanya teks editorial atau tajuk rencana terkesan menyalahkan, menghakimi, mendukung, mencela, menghinfor dan bersifat informatif, sehingga kekayaan ragam dalam sifat-sifat teks editorial ini biasanya ditulis oleh wartawan senior yang berpengalaman dalam karirnya serta memiliki wawasan yang luas yang tidak melibatkan perasaan pribadi sehingga tidak akan mempengaruhi teks editorial saat pembuatannya.

Melihat peran penting dari teks editorial dan juga sifat-sifat editorial ini terkadang terdapat yang kontra dengan apa yang dituliskan dalam kolom, sehingga dalam membuat teks editorial diperlukan sikap yang bertanggung jawab terhadap pemikiran atau perspektif yang akan timbul dimasyarakat dan mampu memberikan alasan kuat, sebab keberpihakan akan selalu sesuai dengan data yang ada dilapangan dan dari kajian para redaksi.

Pengertian Teks Editorial: Apa itu? 

Secara umum, pengertian Teks Editorial adalah kolom dalam surat kabar atau majalah yang mengungkapkan opini redaksi terhadap suatu permasalahan yang sedang hangat dibicarakan atau menonjol pada saat media itu terbit.

Seluruh surat kabar ataupun majalah biasanya menyajikan teks editorial tentang yang lagi trending atau menghebohkan publik baik itu dalam masyarakat, nasional dan internasional. Teks Editorial berisi tentang visi dan pandangan redaksi mengenai topik yang dibahas yang ditulis oleh redaksi.

Masalah yang disoroti bisa ditulis secara eksplisit atau implisit baik berupa mengenai kebijakan pemerintah, perkembangan sosial dan politik, peristiwa yang terdapat dalam masyarakat serta tokoh yang berpengaruh.

Pengertian Teks Editorial Menurut Para Ahli

Pengertian Teks Editorial, Ciri, Sifat Teks Editorial & Manfaatnya (Foto: Artikelsiana.com)
Pengertian Teks Editorial, Ciri, Sifat Teks Editorial & Manfaatnya (Foto: Artikelsiana.com)

Selain mengenai pengertian diatas, juga pengertian teks editorial dijelaskan oleh para ahli. Adapun pendapat para ahli tentang apa yang dimaksud dengan definisi teks editorial yang dapat penulis himpun adalah:

1. Menurut Dja’far H. Assegaf

Menurut Dja‟far H. Assegaf (dalam Syamsul; 2005: 89), yang dimaksud dengan teks editorial adalah “mahkota”. atau bahwa teks editorial adalah mahkota surat kabar atau majalah.

2. Menurut Lyle Spencer

Definisi dja’far diatas berdasarkan hasil analisis dari kutipan yang berasal dari Lyle Spencer. Menurut Lyle Spencer dalam bukunya yang berjudul “Editorial Writing” yang mengatakan teks Editorial adalah pernyataan tentang fakta dan opini secara singkat, logis, menarik, yang ditinjau berdasarkan dari segi penulisan dan untuk mempengaruhi pendapat atau memberikan pandangan tentang berita yang menonjol sehingga pembaca surat kabar akan menyimak pentingnya arti berita yang ditajukkan.

3. Menurut Syarifudin

Menurut Syarifudin (dalam Yunus; 2010: 34) yang mengatakan bahwa yang dimaksud dengan pengertian teks editorial atau tajuk rencana adalah opini atau pendapat atau sikap resmi suatu media sebagai insitusi penerbitan terhadap topik aktual, fenomenal, atau kontroversial yang menjadi perhatian masyarakat. Tajuk atau editorial pun dapat menjadi simbol visi dan karakter lembaga media yang menyampaikan tajuk atau editorial tersebut.

4. Menurut Asep

Menurut Asep (dalam Syamsul; 2005: 88) bahwa yang dimaksud dengan pengertian Teks Editorial atau Tajuk Rencana adalah tulisan kolom yang dibuat oleh redaksi sebuah penerbitan pers yang dimuat di halaman khusus bagi tulisan-tulisan opini tentang suatu masalah atau peristiwa (opinion pieces) dikenal dengan nama kolom opini atau halaman opini (opinion page), biasanya berisikan tajuk rencana, pojok, karikatur, surat pembaca (letter to the editor), artikel atau tulisan atas nama (by line story), dan kolom atau tulisan khusus dari penulis ternama, pengamat, pakar, atau analis.

5. Menurut Haris Sumadiria

Menurut Haris Sumadiria bahwa yang dimaksud dengan Teks Editorial atau tajuk rencana adalah opini yang berisi aspirasi, pendapat, dan sikap resmi suatu media pers terhadap persoalan potensial, fenomenal, aktual, dan atau kontroversial yang terjadi di dalam masyarakat (Sumadiria, 2004: 82).

Ciri-Ciri Teks Editorial

Menurut Hikmat dan Purnama (Kusumaningrat, 2009:249) bahwa teks editorial yang baik tersusun atas, pernyataan masalah pokok atau topik, pentingnya hal itu, penyajian tentang fakta, sikap yang diambil, evaluasi bagi yang mengambil sikap, menyediakan pernyataan alternatif, terdapat perbandingan, dan akhirnya kesimpulan.

Berdasarkan dari hal itu, maka setidaknya terdapat 4 ciri-ciri penting yang memuat teks editorial dan juga menjadi bentuk identifikasi dan perbedaan akan jenis-jenis teks lainnya. Adapun 4 ciri-ciri dari teks editorial itu dapat dilihat dibawah ini:

  1. Terdapat opini redaksi mengenai peristiwa yang hangat dibicarakan.
  2. Terdapat ulasan masalah yang dimuat.
  3. Dapat berskala nasional, dan internasional.
  4. Menuangkan pikiran subjektif redaksi dan objektif melalui data yang ada.

Sifat-Sifat Teks Editorial

Berdasarkan penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa sifat-sifat yang terdapat dalam Teks Editorial adalah:

  1. Bersifat informasi.
  2. Bersifat menjelaskan.
  3. Bersifat argumentasi.
  4. Bersifat memicu aksi.
  5. Bersifat membujuk.
  6. Bersifat menghibur.
  7. Bersifat memuji.

Manfaat Teks Editorial

Melihat peran penting dari teks editorial serta tujuan yang akan tercapai dalam penyusunan atau pembuatan teks editorial bagi masyarakat, pemerintah dan dunia, maka manfaat teks editorial itu adalah:

  1. Merangsang pemikiran
  2. Menginformasikan kepada masyarakat
  3. Mampu menggerakkan pembaca untuk mengambil tindakan.

Demikianlah informasi mengenai Pengertian Teks Editorial, Ciri, Sifat Teks Editorial & Manfaatnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *