99+ Pengertian Sistematis dan Manfaatnya Menurut Para Ahli


Pengertian sistematis merupakan cara berpikir atau berbuat yang bersistem yaitu berurutan,
runtun dan tidak tumpang tindih. Dari penjelasan tersebut kita bisa tahu bahwa
sistematis berarti suatu hal yang dilakukan secara logis, berurutan dan
teratur. Sehingga lebih dipahami dan dimengerti. Sistematis digunakan dalam
berbagai hal. Termasuk dalam memecahkan suatu masalah.
Sistematis juga diartikan
sebagai suatu bentuk usaha untuk menguraikan serta merumuskan sesuatu hal dalam
konteks hubungan yang logis serta teratur sehingga membentuk sistem secara
menyeluruh, utuh dan terpadu yang mampu menjelaskan berbagai rangkaian sebab akibat
yang terkait suatu objek tertentu. Menurut sugiyono, dalam metode ilmiah
sistematis diartikan sebagai suatu proses yang dipakai dalam penelitian dengan
menggunakan berbagai langkah yang bersifat logis.
Jadi sistematis tidak hanya
dilakukan secara berurutan, tetapi juga logis. Dalam kehidupan sehari-hari,
kita harus bisa berpikir sistematis. Ini akan membuat masalah bisa diselesaikan
dengan baik. misalnya menghadapi rumah yang kebakaran. Saat panik banyak orang
yang tidak bisa berpikir sistematis. Oleh karena itu melatih diri untuk
berpikir sistematis sangat penting. Bila kondisi api belum besar, segera cari
alat pemadam kebakaran, matikan listrik, selamatkan anggota keluarga dan barang
penting lainnya. kita akan membahas tentang cara berpikir sistematis atau
system thingking dengan lebih lengkap dibawah ini.
Apa Itu Cara Berpikir
Sistematis?
Berpikir sistematis atau system
thingking merupakan sebuah pendekatan holistik untuk memandang sebuah masalah
secara menyeluruh di mana elemen-elemen di dalamnya saling berinteraksi satu
sama lain. sekilas pengertiannya memang hampir mirip dengan pengertian sistematis, tetapi
dalam arti yang lebih khusus. Dalam pemikiran ini, kita harus menekankan semua
hubungan berbagai eleman, sehingga mendapatkan solusi terbaik. Dengan
menggunakan cara berpikir ini, diharapkan solusi yang diberikan lebih realistis
dan akurat.
Cara berpikir ini baik
digunakan untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang rumit. Terutama masalah
yang memiliki feedback eksternal maupun internal. Dalam cara berpikir ini,
untuk memahami suatu masalah harus memahami keseluruhan sistem. Suatu hal yang
kecil pun bisa menjadi solusi dari suatu hal yang lebih besar. Pemikiran ini
tidak hanya diterapkan dalam ilmu pengetahuan ilmiah. Tetapi bisa diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari. 
Pendekatan System Thinking
Cara berpikir sistematis memiliki perjalanan sejarah yang panjang. Walaupun hal ini bisa lahir
dari diri manusia,tetapi juga dikembangkan dalam sebuah konsep pembelajaran.
System thinking memiliki beberapa pendekatan yang melibatkan prinsip berikut
ini :
     Holisme yaitu sistem pemikiran yang harus
dipandang dengan menyeluruh
     Output atau input yaitu dalam sistem
tertutup input akan ditentukan secara konstan dan sekali. Sedangkan dalam
sistem terbuka, input mendapat tambahan dari lingkungan.
     Entropi yaitu satuan untuk mengukur
kelainan yang terdapat didalam suatu sistem.
     Hirarki yaitu suatu hal yang kompleks
kemudian dibuat menjadi sub sistem lebih kecil
     Goal seeking yaitu interaksi sistemik yang
harus memiliki tujuan
     Regulasi yaitu metode umpan balik yang
dibutuhkan agar sistem bekerja dengan baik
     Equifinalty yaitu cara alternatif untuk
mencapai suatu tujuan yang sama
     Multifinality yaitu cara untuk mencapai
tujuan alternatif yang berasal dari input sama
     Differentiation yaitu suatu unit yang
dispesialisasikan dan memiliki tugas yang dispesialiasi juga
     Dualisme yaitu dua karakter sistem yang
saling berkontradiksi tetapi sangat penting bagi sistem
     Modularitas yaitu menggabungkan atau
memisahkan eleman dari sistem yang sesuai keterkaitannya
     Abstraksi yaitu proses menghilangkan
karakteristik sistem untuk menentukan karakteristik dasar
     Relasi yaitu hubungan antar elemen di dalam
suatu sistem
     Enkapsulasi yaitu menyembunyikan suatu
sistem eleman dan interaksinya yang berasal dari lingkungan eksternal
Karakteristik System Thinking
Dari pengertian sistematis sebenarnya kita tahu
bahwa karakteristiknya pun harus logis dan berurutan. Semua cara harus
dilakukan, sehingga bisa menemukan cara yang paling baik. berikut ini beberapa karakteristik system thingking
yang harus diketahui:
     Cara berpikir menyeluruh, jangan berpikir
secara sebagian
     Melihat suatu hal dengan gambaran yang
lebih luas dan besar
     Mencari tahu efek yang akan ditimbulkan
dari sebuah aksi
     Identifikasi suatu hubungan tertentu
mempengaruhi sistem tersebut
     Memahami konsep dari sebuah perilaku
dinamis
     Memahami cara kerja struktur sistem yang
membentuk perilaku
     Mencoba melihat suatu hal dari sudut
pandang yang berbeda.
System thinking dapat digunakan
dalam berbagai hal. Seperti manajemen bisnis, analisis bisnis, komputasi,
kesehatan, pembangunan berkelanjutan, manufaktor dan masih banyak lainnya.
berpikir sistematis memang penting untuk dilakukan. Sehingga kita bisa mencari
solusi terbaik untuk sebuah permasalahan. Mengetahui dampak apa saja yang
terjadi dari pengambilan solusi tersebut. Proses ini tidak hanya dilakukan
dalam sebuah penelitian saja. tetapi juga permasalahan sehari-hari. dengan
menggunakan metode ini, kita bisa memimalisir resiko yang terjadi.
Manfaat Berpikir Sistematis
Ada banyak sekali manfaat
berpikir sistematis. Bahkan saat ini banyak pekerjaan yang membutuhkan cara
berpikir ini. dengan memahami pengertian
sistematis
, anda bisa tahu apa saja manfaat sistematis. Berikut ini
beberapa manfaatnya
     Memiliki alternatif ide kreatif dan jawaban
Dengan berpikir sistematis akan
membuat anda bisa berpikir lebih rasional dan jernih. Anda bisa tahu hal mana
yang baik dan tidak. Pikiran dan tindakan yang direncanakan akan dipikirkan
dengan sebaik mungkin. hal ini akan membuat anda memiliki lebih banyak
alternatif ide kreatif dan jawaban. Permasalahan bisa diselesaikan dengan cepat
dan lebih sistematis
     Lebih memahami masalah dari sudut pandang
orang lain
Anda bisa memahami permasalahan
dengan mudah. Tidak kaku dan terpaku pada pemikiran anda saja. anda bisa
berpikir dengan lebih fleksibel dan mudah menerima pendapat orang lain. anda
bisa melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda-beda. Sehingga masalah
bisa selesai dengan lebih cepat,
     Lebih mandiri
Dengan belajar berpikir sistematis, anda bisa
menjadi pribadi yang lebih mandiri. Anda tidak tergantung dengan orang lain.
bisa menyelesaikan masalah yang rumit dan mengambil keputusan dengan bijak.
Ide,saran dan gagasan bisa muncul dengan sendirinya, karena anda bisa berpikir
secara sistematis.
     Tidak mudah salah persepsi
Setelah anda mampu berpikir
kritis dan logis, anda pun tidak mudah salah persepsi. Anda bisa mencerna
dengan baik pernyataan orang lain. anda tidak akan langsung menyimpulkan
masalah tersebut. Tetapi diselesaikan secara berurutan dan logis. Tentunya hal
ini akan meminimalisir terjadinya salah persepsi dalam suatu masalah.
Begitu banyak manfaat berpikir
sistematis. Anda akan menjadi pribadi yang lebih kritis, logis dan mandiri.
Semua masalah bisa diselesaikan dengan baik dan meminimalisir terjadinya resiko
yang lebih buruk. Jadi berpikir sistematis tidak hanya diterapkan di materi pembelajaran
tetapi bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. sekian informasi tentang pengertian sistematis. Semoga
memberikan informasi yang bermanfaat.

Baca Juga: 

Pengertian dan Definisi: Pengertian Demokrasi 
Pengertian Demokrasi dan Nilai-Nilai Demokrasi
Demokrasi: Ciri-Ciri Demokrasi
Macam-Macam Demokrasi
Macam-Macam Sistem Politik Di Berbagai Negara
Macam-Macam Hak Asasi Manusia (HAM) dan Penjelasannya

Deskripsi: pengertian
sistematis adalah cara berpikir yang berurutan dan logis untuk menyelesaikan suatu
masalah dengan mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *