Pengertian Peta Kerja, Fungsi dan Macam-Macam Peta Kerja


Analisa pekerjaan merupakan salah satu teknik dalam ergonomi yang begitu penting untuk memahami alur dan detail dari pekerjaan itu. Dengan pemahaman itu, seorang analisis bisa melakukan evaluasi secara sistematis. Salah satu teknik yang dapat dipakai adalah melalui visualisasi dengan penggambaran peta kerja.

Teknik evaluasi ini akan menghasilkan ilustrasi dan rangkuman dari suatu pekerjaan yang dianalisa. Pekerjaan itu akan diperinci satu per satu menjadi bagian yang lebih kecil, atau disebut dengan elemen-elemen kerja.

Sehingga, seorang analisis bisa mengidentifikasi bagian yang dari pekerjaan tersebut berpotensi dapat diperbaiki. Hal itu membutuhkan apa yang dikenal dengan peta kerja. Apasih yang dimaksud dengan peta kerja itu?

Pengertian Peta Kerja Adalah? 

Secara umum yang dimaksud dengan pengertian Peta Kerja adalah suatu alat yang menggambarkan kegiatan kerja secara sistematis dan jelas (Sutalaksana et al., 1979. Melalui peta kerja, seseorang dapat melihat semua langkah atau kejadian yang dialami oleh suatu benda kerja mulai masuk ke pabrik (berbentuk bahan baku);

Kemudian semua langkah yang dialaminya seperti transportasi, operasi mesin, pemeriksaan, dan perakitan; sampai akhirnya menjadi suatu produk. Dengan adanya peta kerja ini, seseorang dapat menganalisa metode kerja yang diterapkan seseorang.

Fungsi Peta Kerja Adalah

Jika mempertimbangkan pendapat para ahli dalam halni menurut Groover (2007) yang menyampaikan bahwa terdapat empat fungsi dari peta kerja. Adapun keempat fungsi dari peta kerja tersebut adalah:

  1. Menggunakan algoritma tertentu misalnya untuk menganalisa jalur perakitan yang dipakai line balancing
  2. Memakai checklist sebagai pandungan untuk mengevaluasi proses yang ada saat ini.
  3. Melalui diskusi dengan pihak-pihak yang berhubungan dengan proses kerja itu atau dengan ahli, yang bertujuan untuk menemukan potensi perbaikan untuk diterapkan
  4. Melalui pemisahan antara proses yang mempunyai nilai tambah (mencakup proses yang menghasilkan perubahan pada produk) dan yang tidak mempunyai nilai tambah (seperti pengulangan, menunggu, inspeksi yang tidak dibutuhkan dan transportasi).

Berdasarkan peta-peta kerja yang dibuat, seseorang bisa melakukan analisa dan perbaikan terhadap metode kerja saat ini. Perbaikan yang bisa dilakukan dapat menghilangkan operasi-operasi yang tidak perlu, menggabungkan suatu operasi dengan operasi lainnya, menemukan urutan kerja atau proses yang lebih baik, menentukan mesin yang lebih ekonomi, menghilangkan waktu menunggu antara operasi dan sebagainya.

Jadi, peta-peta kerja merupakan alat yang sistematis dan jelas untuk berkomunikasi secara luas dan juga seseorang dapat mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk memperbaiki suatu metode kerja.

Macam-Macam Peta Kerja

Pada dasarnya peta kerja yanga da ini terbagi dalam 2 kelompok besar menurut kegiatannya yaitu peta-peta kerja yang dipakai untuk menganalisa kegiatan kerja keseluruhan dan peta-peta ykerja yang dipakai untuk menganalisa kegiatan kerja setempat (Sutalsaksana et al.,1979). Peta kerja keseluruhan menggambarkan kegiatna yang mencakup proses yang terjadi secara luas, sehingga sebagian besar kegiatan pabrik secara garis besarnya tergambarkan.

Sedangkan peta kerja setempat lebih memfokuskan kegiatan yang terjadi pada sebagian kecil dari kegiatan yang terjadi di pabrik. Kegiatan ini terjadi pada apa yang disebut stasiun kerja setempat yang melibatkan fasilitas yang lebih terbatas dan spesifik. Peta-peta kerja keseluruhan terbagi atas peta perakitan, peta proses operasi, peta aliran proses, peta regu kerja, dan peta diagram aliran.

  1. Peta Proses operasi adalah peta yang menggambarkan operasi apa saja yang dibutuhkan, urutan-urutan operasi, jenis dan ukuran material yang diutuhkan, mesin yang dibtuhkan  dan waktu dari masing-masing operasi.
  2. Peta aliran proses (flow process chart) adalah suatu diagram untuk menunjukkan urutan-urutan dari operasi, pemeriksaan, transportasi, menunggu dan penyimpanan yang terjadi selama suatu proses atau prosedur berlangsung, serta di dalamnya terdapat informasi yang dibutuhkan untuk analisa seperti waktu yang dibutuhkan dan jarak perpindahan.
  3. Diagram aliran adalah gambaran menurut skala dari susunan lantai atau gedung yang menunjukkan lokasi dari semua aktivitas yang terjadi dalam peta aliran proses.
  4. Peta pekerja mesin adalah suatu grafik yang menggambarkan koordinasi antara waktu bekerja dan waktu menganggur dari kombinasi antara pekerja dan mesin.
  5. Peta tangan kiri dan kanan adalah peta yang menggambarkan semua gerakan-gerakan saat pekerja dan waktu menganggur yang dilakukan oleh tangan kiri dan tangan kanan juga menunjukkan perbandingan antara tugas yang dibebankan pada tangan kiri dan tangan kanan saat melakukan suatu pekerjaan.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Pengertian Peta Kerja, Fungsi dan Macam-Macam Peta Kerja. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman. 

Referensi/Daftar Pustaka: 

Yanto dan Ngaliman, Billy. 2017. Ergonomi: Dasar-Dasar Studi Waktu & Gerakan Untuk Analisi & Perbaikan Sistem Kerja.Yogyakarta: CV. Andi Offset. Hlm:276-295

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *