Pengertian Organisasi Intelegensi Menurut Pinchot


Pinchot memperkenalkan apa yang disebut dengan organisasi berbasis intelegensi (intelligence organization). Adapun pengertian Organisasi Intelegensi atau Organisasi berbasis intelegensi adalah organisasi yang anggota/karyawannya mengerahkan segala pikiran dan kemampuan mereka untuk menemukan dan memanfaatkan peluang secara optimal, menciptakan produk, dan memecahkan permasalahan.

Para karyawan menjalankan tanggung jawab yang diberikan layaknya sebuah perusahaan kecil, melayani pelanggan internal dan eksternal mereka dengan penuh perhatian serta bekerja dengan orang lain dari seluruh organisasi guna memastikan bahwa keseluruhan sistem berjalan dengan baik.

Peran dan Keunggulan Organisasi Intelegensi 

Setiap orang menunjukkan intelegensi dan tanggung jawabnya terhadap pekerjaan. Organisasi berbasis intelegensi dirancang untuk meningkatkan kecerdasan dari beragam talenta yang dimiliki oleh setiap anggotanya. Sebagai hasilnya, organisasi ini dapat melakukan hal-hal berikut:

    1. Menghadapi berbagai isu pada saat yang sama, seperti member perhatian terhadap satu sama lain, pelanggan, kota, dan komunitas.
    2. Mampu menghadapi persaingan secara simultan dan efektif. yang whole-system tanpa menganggu fleksibilitas lokal.
    3. Mengimplementasikan pemikiran yang whole system tanpa mengganggu fleksibilitas lokal.
    4. Mampu mengidentifikasi isu-isu utama secara lebih baik untuk kemudian dapat ditangani secara cepat.
    5. Belajar dari pengalaman mengenai bagaimana melakukan hal-hal baru.
    6. Mampu secara cepat mengaplikasikan apa yang telah dipelajari.
    7. Menginternalisasikan pembelajaran yang di peroleh ke seluruh organisasi serta memanfaatkannya secara kreatif dan fleksibel.
    8. Menunjang kompetensi yang dapat menghasilkan efisiensi biaya dan kinerja yang superior.

Organisasi berbasis intelegensi bersifat pluralistis, di mana terjadinya konftik antara berbagai sudut pandang lebih diinginkan. Kriteria organisasi ini adalah adanya hak untuk berbicara serta berkumpul dengan anggota organisasi dari bebagai bagian dan tingkatan.

Kekuasaan untuk mengambil keputusan yang fundamental mengenai pekerjaan secara berangsur-angsur diserahkan kepada tingkat hierarki yang lebih bawah, kepada kelompok yang lebih kecil dan lebih fleksibel, yang bertanggung jawab atas proses pekerjaan mereka sendiri.

Organisasi berbasis intelegensi ini akan lebih mengandalkan tim berfokus pada hasil (result-focused team) ketimbang kepada hierarki, kepada visi bersama ketimbang aturan, kepada pilihan ketimbang kepada kendali. Kelompok-kelompok karyawan diorganisasikan berdasarkan tujuan untuk merancang cara yang lebih baik guna menjalankan perusahaan serta menciptakan sebuah arus nilai yang dapat dipertukarkan (stream of exchangeable value).

Unit-unit internal yang kecil ini dapat bersifat relatif independen terhadap hierarki karena apa yang diberikan sangat bernilai dalam melayani pelanggan. Anggota organisasi akan bekerja bersama-sama guna melayani pelanggan internal mereka dan pada saat yang sama juga memperhatikan kepentingan bisnis secara keseluruhan.

Arsitektur dari organisasi berbasis intelegensi ini bersifat fleksibel, mengalami pergeseran guna menjawab tantangan serta memberikan respons terhadap situasi yang khas. Keresponsifan ini bukannya berasal dari kejeniusan sang perancang arsitektur organisasi,

Namun merupakan hasil keputusan dari orang-orang yang berada pada posisi menengah dan bawah organisasi yang memiliki kebebasan untuk memilih koneksi-koneksi yang diperlukan sehingga area mereka dapat berfungsi dengan baik, yang didukung oleh koordinasi dengan apa yang terjadi di tempat lain dari organisasi.

Sistem yang fleksibel ini memerlukan bentuk disiplin dan kendali yang baru serta bersifat partisipatif untuk memilah-milah mana sajakah dari koneksi-koneksi atau kelompok-kelompok koneksi yang berfungsi serta menghasilkan nilai tertinggi dan juga mana sajakah hanya menghasilkan pemborosan waktu.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Pengertian Organisasi Intelegensi Menurut Pinchot. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman. 

Daftar Pustaka/Referensi: 

 Susanto. 2010. Reiveinsi Pembangunan Ekonomi Daerah: Bagaimana Membangun Kesejahteraan Daerah. Jakarta Timur: Erlangga. Hlm: 9-11

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *