Pengertian Indikator Adalah, Fungsi & Macam-Macam Indikator


Pengertian Indikator Adalah, Fungsi & Macam-Macam Indikator – Di dunia, apalagi era 4.0, semakin banyak istilah-istilah baik itu yang ilmiah maupun yang sifatna kata-kata gaul. Istilah ini memang ada yang mampu mengerti dan ada juga yang kebingunan untuk mengetahui arti dari istilah itu begitupula dengan fungsinya.

Selain itu, ada juga yang untuk mengetahui maksud atau makna kerja dari istilah itu juga susah sebab terkadang ada yang mengira bahwa istilah itu memiliki kesamaan dengan istilah lainnya.

Ada juga istilah yang dipakai untuk mengartikan kegiatan yang dilaukan secara umum aga efektif digunakan kepada masyarakat.

Walaupun demikian, ada juga beberapa orang yang sering mengucapkan istilah kata yang ilmiah itu, Namun apabila dikroscek lebih jauh dengan mempertanyakan arti kata itu, ternyata tidak mengetahui artinya. Misalnya saja istilah yang biasa digunakan oleh mahasiswa, pejabat atau orang-orang besar yaitu Indikator.



Tidak dipungkiri, untuk bercerita dengan teman, sahabat atau keluarga, memang istilah ini jarang diucapkan. Namun untuk konteks keilmuan, indikator sering kali diucapkan dan dibeberapa mata pelajaran juga sering kali muncul indikator.



Memang pengertian atau definisi indikator ada banyak atau bermacam-macam, hal ini sesuai dengan konteks digunakan.



Misalnya saja ada indikator pembelajaran, indikator pendidikan, indikator pencapain kompetensi K3, Indikator kompetensi guru, Indikator dalam kimia, indikator titrasi, indikator menurut sugiyono.

Dengan banyaknya pelekatan atau arti yang jika dipaketkan pada hal lain, maka arti atau definisi dari indikator itu juga harus sesuai dengan apa yang dibicarakan,

Seperti macam-macam indikator yang disebutkan diatas. Hal itulah sehingga mengapa WHO (World Health Organization) menyampaikan bahwa Indikator adalah variabel yang akan membantu dalam mengukur beragam perubahan baik secara tidak langsung maupun secara langsung.

Biasanya, indikator dalam penelitian biasa diartikan sebagai variabel yang mengartikan pada suatu kondisi tertentu. Selain itu, biasanya indikator dipakai untuk mengukur adanya perubahan yang terjadi dalam proses penelitian atau studi yang kita lakukan. Apabila anda seorang mahasiswa atau peneliti, istilah indikator memang sudah tidak asing bagi kalian.

Misalnya saja jika dalam konteks penelitian, yang dimaksud dengan indikator dapat dijelaskan sebagai yang dipakai untuk digunakan sebagai dasar untuk melihat perubahan pada objek yang diteliti.

Memang memahami indikator tidaklah mudah, sebab ada banyak arti bergantung dari konteksnya, olehnya itu terlebih dahulu adalah dengan mencari tahu arti Indikator pertama-tama, bisa dengan melihat dari definisi para ahli.

Atau merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia. Dalam kamus KBBI, arti Indikator adalah sesuatu yang dapat menjadi atau memberikan petunjuk maupun keterangan.

Sedangkan para ahli memberikan pengertian indikator yang sesuai dengan bidang ilmu yang di emban masing-masing.

Misalnya saja yang disebutkan diatas, tentang indikator pembelajaran. Jika diartikan, yang dimaksud dengan indikator pembelajaran adalah setiap variabel yang menunjukkan karakteristik,

Ukuran dan ciri dapat menammpilkan tercapainya kompetensi dasar yang difungsikan sebagai penilaian pada sebuah proses belajar.

Maka dari itu, indikator yang diobservasi dalam konteks ini adalah kemampuan yang dibutuhkan oleh siswa dalam menampilkan bahwa telah mencapai kompetensi dasar yang telah ditentukan.

Selain dalam dunia pendidikan, penggunaan istilah indikator juga digunakan dalam dunia bisnis yang merujuk pada karyawan.

Maksudnya, adalah indikator ini dipakai untuk mengukur kinerja karyawan untuk melihat sejauhmana kemamupuan dan kualitas karyawan dalam menjalankan tugasnya.

Berdasarkan konteks inilah, maka indikator adalah ketercapaian karyawan yang dapat dipakai oleh perusahaan agar dapat memberikan upah yang sesuai untuk karyawannya.

Setelah mengetahui lebih jauh mengenai apa yang dimaksud dengan indikator, maka dalam mengetahui rumusan dan tata cara membuat indikator itu bisa lebih mudah.

Sebab, indikator memiliki peran penting dalam menunjukkan ukuran perubahan yang terjadi pada setiap hal yang diamati.

Indikator adalah sebuah istilah yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, sayang tak banyak yang mengetahui arti dan penggunaan dari istilah itu sendiri.

Olehnya itu, dibawah ini akan dijelaskan informasi dasar tentang Indikator seperti pengertian indikator, fungsi dan macam-macam indikator.

Pengertian Indikator Adalah, Fungsi & Macam-Macam Indikator
Pengertian Indikator Adalah, Fungsi & Macam-Macam Indikator

Pengertian Indikator: Apa itu?

Berdasarkan dari penjelasan diatas, maka secara umum Pengertian Indikator adalah sesuatu yang dapat digunakan sebagai petunjuk atau standar dasar sebagai acuan dalam mengukur adanya perubahan pada suatu kegiatan atau kejadian.

Sebagaimana dijelaskan diatas, indikator juga sering digunakan dalam dunia pendidikan contohnya adalah guru.

Dalam dunia pendidikan ada yang dikenal dengan RPP dan juga silabus, ini merupakan komponen yang disusun oleh guru sebagai indikator pencapaian kompetensi.

Fungsi indikator pencapaian kompetensi ini, merupakan petunjuk bagi pengajar atau guru melihat hasil pembelajaran telah tuntas atau belum kepada siswa atau peserta didiknya.

Simpelnya, arti indikator pencapaian kompetensi ini adalah garis besar yang harus dicapai atau semacam target bagi siswa selama pembelajaran berlangsung.

Contohnya dalam satu pertemuan, terdapat siswa yang perlu untuk menyampaikan nama-nama binatang melata.

Sehingga daam pembelajaran dilaksanakan, dimana siswa diharuskan dapat menyebut nama-nama binatang melata, apabila telah demikian maka pembelajaran telah tuntas.

Begitupun sebaliknya, jika siswa tidak mampu menyebutkan, itu berarti bahwa siswa belum tentus dalam pembelajarannya.

Sehingga dalam konteks pendidikan, Indikator merupakan kompetensi yang harus dicapai oleh siswa atau dengan kata lain adalah perubahan yang diharapkan yang terjadi pada diri siswa pada aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan setelah pembelajaran berlangsung, untuk mengetahuinya dilaksanakan melalui evaluasi, apakah dilakukan dengan tes lisan, tertulis atau tanya jawab.

Untuk menyusun indikator pelajaran perlu diketahui terlebih dahulu syarat-syarat yang harus dipenuhi, banyak orang menyarankan agar menggunakan metode SMART.

SMART disini merupakan berupa singkatan yang dimana setiap hurufnya mengandung arti. Seperti untuk S pecific yang berarti bahwa Indikator yang dibuat haruslah berfokus pada satu kemampuan.

Sedangkan untuk M easurable merupakan indikator harus dapat diukur dan dievaluasi. Kemudian adalah pada huruf A chievable yang berarti indikator harus bisa diraih atau dicapai oleh siswa.

Selanjutnya adalah R eality dimana diartikan bahwa indikator harus Nyata dalam prosesnya. Lalu yang terakhir untuk T ime adalah bahwa indikator membutuhkan perhitungan waktu mencukupi.

Pengertian Indikator Menurut Para Ahli

Selain dari penjelasan diatas, kita juga dapat mengambil informasi untuk dijadikan sebagai pandangan dalam memahami mengenai arti indikator sebenarnya.

Sebab, terdapat arti indikator yang disebutkan oleh para ahli yang bisa dijadikan rujukan dalam karya kamu baik itu di jurnal ilmiah, penelitian, laporan, dan makalah atau dllnya.

1. Lawrence Green

Menurut Lawrence Green (1992), pengertian indikator adalah variabel-variabel yang dapat menunjukkan ataupun mengindikasikan kepada penggunanya tentang kondisi tertentu, sehingga dapat digunakan untuk mengukur perubahan yang terjadi.

2. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dalam KBBI, yang dimaksud dengan arti indikator adalah sesuatu yang dapat memberikan petunjuk atau keterangan.

3. Wilson R. dan T. Sapanuchart

Menurut Wilson R. dan T. Sapanuchart (1993), mengungkapkan bahwa yang dimaksud dengan indikator adalah suatu ukuran tidak langsung dari suatu kejadian atau kondisi.

Contoh; berat badan bayi berdasarkan umur merupakan indikator terhadap status gizi bayi tersebut.

4. Darwin Syah

Menurut Darwin Syah, bahwa definisi dari indikator adalah suatu ciri atau tanda yang menunjukkan bahwa para peserta didik telah memenuhi standar kompentensi pendidikan yang telah ditetapkan dan diberlakukan.

5. World Health Organization (WHO)

Menurut WHO, bahwa yang dimaksud degan pengertian indikator adalah variabel yang dapat membantu penggunanya dalam kegiatan pengukuran berbagai macam perubahan yang terjadi baik secara langsung ataupun tidak langsung.

Fungsi Indikator Secara Umum

Pada dasarnya indikator merupakan penanda terjadinya suatu perubahan di dalam kegiatan atau kejadian tertentu.

Mengacu pada penjelasan pengertian indikator di atas, adapun beberapa fungsi indikator adalah sebagai berikut:

  1. Merencanakan dan melaksanakan segala sesuatu yang berhubungan dengan suatu kegiatan.
  2. Alat penunjuk adanya perubahan di dalam suatu kegiatan atau kejadian tertentu.
  3. Bahan dalam menyusun alat ukur.
  4. Mengembangkan suatu kegiatan sesuai dengan karakteristik, potensi, kebutuhan, dan lingkungan.
  5. Penilaian terhadap hasil suatu kegiatan.

Macam-Macam Indikator

Berdasarkan penjelasan diatas, sebenarnya terdapat jenis-jenis indikator. Dengan beragamnya macam-macam indikator berdasarkan konteks dimana istilah indikator ini ditempatkan,

Maka untuk merangkum segala bentuk konteks itu, dapat dibagi ke dalam 3 jenis yaitu indikator pendidikan, indikator kerja, indikator penelitian.

Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan ketiga jenis indikator ini adalah:

1. Indikator Pendidikan

Sebagai indikator yang selalu digunakan, arti dari Indikator pendidikan adalah indikator dibuat oleh pengelola pendidikan untuk menilai efektivitas pendidikan yang diberikan kepada para siswanya yang bersifat lebih spesifik dan menyeluruh.

Indikator pendidikan adalah ukuran perilaku dalam mencapai kompetensi dasar pada sebuah mata pelajaran atau untuk mengetahui tingkat pemahaman dan penguasaan materi oleh siswa.

Dalam pembuatannya, indikator pendidikan ini menyesuaikan dengan karakteristik instansinya, visi misi serta pontensi peserta didiknya.

2. Indikator Kerja

Yang dimaksud dengan Indikator Kerja adalah indikator yang difungsikan untuk mengukur kinerja karyawan atau pekerja yang terdiri dari ketepatan waktu (disiplin), kemandirian, kualitas/kuantitas pekerjaan, efektivitas serta beberapa parameter lainnya.

Biasanya, Indikator kerja difungsikan dalam menilai karyawan, kenaikan jabatan serta memengaruhi keberlanjutan kerja karyawan pada suatu perusahaan atau organisasi.

3. Indikator Penelitian

Hampir semua bentuk penelitian selalu memiliki indikator sebagai tolak ukur dalam sebuah penelitian.

Indikator ini paling banyak digunakan dalam penelitian yang bersifat ilmiah seperti penelitian lingkungan, reklamasi, bioteknologi dan sebagainya.

Dibandingkan indikator lainnya, indiktor penelitian sifatnya lebih luas dan memuat banyak hal. Setiap penelitian bisa memiliki indikator yang berbeda.

Salah satu indikator penelitian yang umum digunakan sejak SMP yaitu indikator asam basa. Indikator asam basa merupakan sebuah indikator yang digunakan untuk mengetahui sifat asam atau basa sebuah larutan atau bentuk sampel lainnya.

Indikator asam basa juga bisa menggunakan beberapa alat atau bahan seperti pH meter, indikator universal atau kertas lakmus. Selain itu, bisa juga memanfaatkan indokator alami seperti bunga Horetensia yang mengandung senyawa antosianin.

Demikianlah informasi mengenai Pengertian Indikator Adalah, Fungsi & Macam-Macam Indikator. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *