Pengertian debat adalah: Unsur, Tujuan, Ciri, Jenis dan Tata Cara


Tahukah apa pengertian debat? Benar, jawabannya adalah suatu kegiatan untuk mengadu pernyataan atau argumentasi antara dua pihak atau lebih yang bersifat baik itu kelompok maupun individu dalam mendiskusikan dan memutuskan permasalahan dan perbedaan.

Berdasarkan pengertian debat yang ada di atas maka kita sudah bisa mengetahui seperti apa itu debat. Hanya saja masih banyak diantara kita yang masih belum mengetahui seperti apa pengertiannya? unsur debat? tujuan debat? jenis debat? dan tata cara melakukan debat.

Nah, disini kita akan membahasnya secara satu persatu yang dapat menambah wawasan pengetahuan kita persoalan debat. Oleh karena itu, silahkan anda menikmati sajian tentang pengertian debat, unsur debat, tujuan debat, ciri debat, dan tata cara debat di bawah ini:

Pengertian Debat

Debat adalah suatu agenda untuk melakukan adu argumentasi atau pernyataan yang berasal dari dua pihak atau lebih yang secara keseluruhan bersifat perorangan atau perkelompok dalam berdiskusi dan memutuskan permasalahan setiap yang dibicarakan.

pengertian debat

pengertian debat

Selain dari apa yang menjadi pengertian debat secara umum yang ada di atas. Di bawah ini juga ada pengertian yang berasal dari beberapa ahli yaitu:

Hendri Guntur Tarigan

Menurut Hendri Guntur Tarigan bahwa pengertian debat adalah saling mengadu argumentasi antar pribadi ataupun antar kelompk manusia yang memiliki tujuan untuk dapat mencapai kemenangan satu pihak.

2. G. Sukadi

Menurut G. Sukadi bahwa pengertian debat adalah saling mengadu argumentasi antar pribadi atau kelompok manusia dengan upaya untuk mencapai tujuan mendapatkan kemenangan.

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Menurut KBBI bahwa pengertian debat adalah suatu pembahasan atau pertukaran pendapat tentang sesuatu hal dengan saling memberikan alasan untuk dapat mempertahankan apa yang menjadi pendapat masing-masing peserta debat.

Unsur Unsur Debat

Debat mempunyai beberapa unsur yang mesti ada, nah berikut ini beberapa diantaranya:

– Mosi adalah suatu topik atau hal yang diperdebatkan dimana mengandung beberapa hal yang bersifat konvensional. Disini ada pihak pro dan pihak kontra, mosi sangatlah penting dalam debat.

– Tim Afirmatif / Pro adalah suatu tim yang setuju atas hal yang akan diperdebatkan (mosi)

– Tim Negatif atau Kontra / Oposisi adalah suatu tim yang tak setuju atau menentang apa yang menjadi mosi yang diperdebatkan. Tim ini biasanya terdiri atas 3 orang.

– Tim netral adalah suatu tim yang memberikan 2 sisi baik dukungan ataupun sanggahan atas topik yang diperdebatkan.

– Moderator adalah orang yang akan memimpin dan membantu arah atau jalannya perdebatan. Tugasnya seperti membacakan aturan tata tertib debat, memperkenalkan masing-masing pihak dan bertugas menyampaikan mosi yang dibicarakan.
– Penulis adalah orang yang menulis kesimpulan pada suatu debat.

Tujuan Debat

tujuan debat

Debat memiliki beberapa tujuan yang diantaranya:
– Memantapkan pemahaman konsep pada materi yang akan diperdebatkan.
– Melatih untuk supaya bisa bersikap kritis terhadap semua konten yang akan diperdebatkan.
– Dapat meningkatkan kemampuan dalam menanggapi suatu masalah.
– Dapat melatih mematahkan pendapat atau pernyataan dari lawan debat.
– Melatih mental atau sikap keberanian dalam mengemukakan pendapat dihadapan publik.

Ciri Ciri Debat

ADapun ciri ciri debat yaitu sebagai berikut:

– Adanya pihak yang memiliki peran sebagai penengah yang dilakukan oleh moderator;
– Terdapat sesi tanya jawab yang bersifat terbatas dan memiliki tujuan untuk dapat menjatuhkan pihak lawan.
– Hasil debat didapatkan lewat voting dan dari keputusan juri
– Adanya saling mengadu pernyataan atau argumentasi untuk dapat meraih kemenangan.
– Adanya proses yang saling mempertahankan pendapat antara kedua belah pihak.
– Memiliki 2 sudut pandang yakni afirmatif atau pihak menyetujui topik debat dan negatif atau pihak yang tak menyetujui topik debat tersebut.

Jenis-jenis debat

Jika kita lihat dari berdasarkan bentuknya, metode dan maksud debat maka terbagi menjadi 3 macam yakni:

unsur debat

unsur debat

Debat Parlementer / majelis (Assembly or Parlementary Debating)

Tujuan dan maksud debat jenis ini adalah untuk dapat memberikan atau menambahi dukungan bagi suatu undang-undang tertentu dan seluruh anggota yang ingin memberikan pandangan dan pendapatnya berbicara mendukung atau menentang segala usulan tersebut setelah mendapatkan kesempatan atau izin dari majelis.

Debat Pemeriksaan Ulangan untuk mengetahui kebenaran pemeriksaan terdahulu (Cross Examination Debating)

Tujuan dan maksud dari perdebatan adalah mengajukan beberapa pertanyaan yang satu sama lain saling berkaitan yang akan dapat menyebabkan para individu yang diberikan pertanyaan akan menunjang posisi yang akan ditegakkan dan diperkuat oleh si penanya.

Debat formal Konvensional atau debat pendidik (Formal Conventional, or Educational Debating)

Jenis debat yang mempunyai tujuan untuk memberikan kesempatan bagi dua tim pembicara untuk dapat mengungkapkan kepada para pendengar beberapa pernyataan yang dapat menunjang atau membantah usul tersebut. Setiap pihak diberikan waktu yang sama bagi para pembicara konstruktif dan bantahan. Debat kompetitif di dalam pendidikan tak seperti debat sebenarnya yang ada di parlemen, debat kompetitif memiliki tujuan untuk dapat menghasilkan keputusan yang lebih mengarah untuk pengembangan kemampuan di kalangan para peserta debat. Kemampuan disini seperti kemampuan mengutarakan pendapat dengan masuk akal, jelas dan tersistematis, mendengarkan pendapat yang berbeda muatannya dan biasanya kemampuan bahasa asing (kalau debat dilakukan dengan menggunakan bahasa asing).

Tata Cara Debat

Nah, berikut ini terdapat tata cara debat yang baik:

– pertanyaan atau tantangan itu sebaiknya diungkapkan secara profesional, tak menghina lawan debat, tak merendahkan lawan atau berkomentar yang akan menyerang pribadi lawan debat itu tidak dapat diterima.
– Analisis kritis, sintesis, keterampilan dalam beretorika (berbicara dan intelijensia (ability to percieve and understand ) atau tak terbata-bata.
– Fokus pada posisi pihak lawan atau pernyatana lawan. Harus mengetahui kelemahan dan kelebihan lawan yang merupakan sesuatu hal yang penting di dalam strategi kesalahan logis dan gunakanlah secara efektif dalam menyangkal setiap argumen dari pihak lawan.
– Batasan mengungkapkan argumen adalah tiga poin
– Memakai logika dalam menyusun dan menyampaikan setiap pernyataan atau argumen.
– Mengetahui kesalahan umum dalam berfikir seperti pada kesalahan logis dan menggunakan secara efektif dalam menanggapi setiap argumen atau pernyataan lawan.
– Menyajikan materi atau isi secara akurat. Memakai selalu fakta atau data yang berkaitan untuk mendukung pendapat.
– Memastikan kebenaran semua bukti eksternal yang disajikan pada argumen.
– Kesimpulan dalam debat merupakan suatu kesimpulan akhir. gunakanlah itu sebagai kesempatan dalam menyangkal atau memojokkan pihak lawan debat.

Struktur Debat

Nah, berikut ini terdapat beberapa struktur debat yaitu:

– Pengenalan.
Pada struktur ini, setiap tim (baik dari tim oposisi, afirmasi dan tim netral ) menyampaikan pernyataan untuk memperkenalkan diri.

– Penyampaian Argumentasi atau pernyataan
Pada penyampaian pernyataan atau argumen, setiap tim menyampaikan setiap argumentasi terhadap topik yang dimulai dari tim afirmasi, kemudian tim oposisi dan diakhiri dengan tim netral.

– Debat
Pada debat, setiap tim mengomentari pernyataan yang berasal dari pihak lawan debat.

– Simpulan

Pada kesimpulan, setiap tim akan memberikan pandangan penutup terhadap pernyataan topik yang berkaitan dengan apa yang menjadi posisinya apakah dia orang yang pro atau kontra.

Nah, demikianlah informasi tentang pengertian debat adalah? Unsur, Tujuan, Ciri, Jenis dan Tata Cara. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat kepada anda yang sedang membutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *