Mengapa Tulang Disebut Alat Gerak Pasif? Ini Jawabannya


Tulang Disebut Alat Gerak Pasif – Sistem gerak manusia atau yang disebut dengan sistem mulskuloskeletal adalah sistem yang terdiri berbagai bagian yang membangunnya yakni tulang, otot, sendi serta organ lain seperti ligamen dan tulang rawan. Organ yang masuk dalam sistem ini akan bekerja sama dengan melakukan berbagai macam fungsi.

Tulang akan bekerja sama dengan tulang rawan, ligamen dan jaringan ikat lainnya untuk merekatkan satu tulang dengan tulang lainnya. Agar mendukung berat yang bisa dipikul oleh tubuh, tulang akan melakukan kerjasama dengan otot. Tulang dan otot akan saling membantu tubuh dalam bergerak dengan baik. Sehingga baik tanpa adanya tulang rangka, otot tidak akan mempunyai tempat untuk menempel, jadi bisa melakukan fungsinya dengan sebaik-baiknya.

Sehingga hal yang perlu diketahui bahwa dalam proses untuk menggerakkan tangan ke depan dan ke belakang tidak sederhana seperti yang disaksikan sebab dibutuhkan kerjasama dari banyak organ yang masuk dalam sistem gerak manusia. Selain dari pada itu, juga berfungsi sebagai penggerak tubuh, sistem gerak manusia ini juga berperan dalam memberikan stabilitas serta bentuk atau postur yang terdapat pada tubuh kita.

Maka dari itu, otot memiliki kemampuan untuk bisa berkontrak sehingga dapat menggerakkan tulang. Itulah mengapa otot disebut sebagai alat gerak yang aktif sedangkan juga itulah mengapa tulang dikatakan sebagai alat gerak pasif.



Mengapa Tulang Disebut Alat Gerak Pasif?

Jadi bisa disimpulkan bahwa mengapa tulang disebut sebagai alat gerak pasif adalah karena tulang digerakkan oleh otot, atau membutuhkan bantuan dari otot. Sehingga fungsi utama dari tulang sebagai alat gerak pasif adalah menyokong tubuh, memberi bentuk tubuh, menjadi tempat pembentukan sel darah, tempat melekatkan otot, dan melindungi organ vital.



Dengan jumlah 206 tulang yang terdapat tubuh manusia menyusun struktur lapisan berupa lapisan luar yang keras dan lapisan yang lebih lunak. Perlu diketahui bersama bahwa tulang akan memperbaharui dirinya dalam 10 tahun sekali dimana setiap tahunnya terdapat 20% total tulang di tubuh yang akan berganti dengan yang baru.



Mengapa Otot Disebut Alat Gerak Aktif?

Alat gerak aktif adalah otot hal itu karena otot dapat berkontraksi dan juga berelaksasi. Diketahui otot mempunyai 3 jenis sifat dalam hal ini kontraktilitas (otot bisa memendek ketika kontraksi), ekstensibilitas (otot bisa memanjang ketika relaksasi), dan elastisitas (kemampuan otot untuk bisa kembali ke ukuran semula).

Dari ketiga jenis otot yang terdapat dalam tubuh, terdapat 2 jenis otot yang masuk ke dalam sistem gerak pada manusia, yaitu otot skeletal dan otot halus.

1. Otot Skeletal 

Otot skeletal terdiri dari serat-serat elastis yang memungkinkan tubuh untuk bergerak dengan bebas. Otot ini melekat pada tulang dan sekitar sendi. Peregerakan otot skeletal diatur oleh otak. Selanjutnya, otot ini bergerak secara sadar sesuai keinginan. Contoh otot skeletal adalah otot betis, otot paha, otot perut, dan lengan.

2. Otot halus

Berbeda dari otot skeletal yang pergerakannya dilakukan secara sadar, pergerakan otot halus terjadi secara otomatis, tanpa keingingan.

Sebenarnya, pergerakan otot halus pergerakannya diatur oleh otak. Namun, pergerakannya dilakukan berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan. Contoh otot halus adalah otot-otot pada pencernaan dan otot nadi.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Mengapa Tulang Disebut Alat Gerak Pasif? Ini Jawabannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *