Mengapa Pemerintah Bubarkan Konstituante Tahun 1959? Ini Jawabannya


Sejarah Pembubaran Konstituante – Berbicara mengenai mengapa pemerintah membubarkan Konstituante pada tahun 1959 mempunyai sejarah yang panjang didalamnya dan konflik yang terjadi. Selain itu pembubaran konstituante adalah sebuah fakta sejarah yang memberikan dinamika bagi pemerintahan Ir. Soekarno pada saat itu sebagai Presiden Indonesia. Sebelum itu, lahirnya Konstituante ini terjadi karena Pemliu 1955 yang berhasil membentuk DPR.

Melalui pemilihan pertama ini, pada 15 Desember 1955 memilih anggota Konstituante berdasarkan UU No.7 Tahun 1953 tentang Pemilihan Anggota Konstituante dan Anggota DPR. Pada pemilihan anggota Konstituante diikuti oleh 91 peserta yang terdiri atas partai politik, organisasi kemasyarakatan dan calon perorangan dengan jumlah kursi Dewan Konstituante yang diperebutkan sebanyak 520 dan ditambah 14 wakil golongan minoritas yang diangkat pemerintah.

Pada saat itu terdapat 10 Partai yang mendapatkan kursi terbanyak dalam Dewan Konstituante yaitu PNI 119 kursi, Masjumi 112 kursi, NU 91 kursi, PKI 80 kursi, PSII 16 kursi, Parkindo 16 kursi, Partai Katolik 10 kursi, PSI 10 kursi IPKI 8 kursi, dan Perti 7 kursi. Anggota Konstituante tempat bersidangnya lembaga negara ini ialah di Kota Bandung. Dengan pembentukan ini mulailah lembaga negara ini melaksanakan tugasnya menyusun sebuah UUD yang baru.

Pertentangan kembali muncul karena Presiden Ir. Soekarno menganggap bahwa Konstituante terlampau lamban dalam menyelesaikan rancangan UUD. Setelah melalui pemandangan umum dan perdebatan dalam Konstituante, dilakukan pemungutan suara terhadap usul perubahan yang diajukan oleh fraksi Islam pada 1 Juni 1959. Tidak berhasilnya Konstituante mengambil keputusan menyebabkan pertentangan semakin tajam.



Maka menyebabkan terjadinya sebuah kegagalan dalam susunan UUD dan percobaan Demokrasi. Banyak penyebab terjadinya kegagalan tersebut. Seperti yang kutip oleh Undang A. Kamaluddin dan Muhammad Alfan (2015:64) menyatakan bahwa: Penyebabnya sederhana, antara lain pada umumnya rakyat Indonesia masih buta huruf, miskin, terbiasa dengan kekuasaan yang otoriter dan paternalistik.



Selain itu, wilayah Republik Indonesia yang tersebar luas di kepulauan yang jaraknya cukup jauh dan tidak mudah untuk membuat para pemimpin daerah mengalami kesulitan untuk memaksa pertanggungjawaban atas perbuatan para politisi di Jakarta.



Salah satu bukti perpecahan adalah forum Konstituante yang sampai tahun 1959, tidak dapat menyelesaikan tugasnya membentuk konstitusi karena syaratnya berbagai kepentingan politik di antara para anggota. Pada saat itu Presiden Soekarno juga menyampaikan amanat yang berisi anjuran kepada Konstituante untuk menerima berlakunya UUD 1945 pun tidak ada titik temu, apakah harus dengan perubahan atau tanpa perubahan.

Tidak berhasilnya Konstituante mengambil keputusan menyebabkan pertentangan semakin tajam. Hal itu mendorong Kepala Staf Angkatan Darat mengeluarkan peraturan Nomor Prt/ Peperpu/040/1959 tanggal 3 Juni 1959 yang melarang kegiatan-kegiatan politik. Akhirnya, 5 Juli 1959 dikeluarkan Dekrit Presiden yang berisi “Pembubaran Konstituante, tidak berlakunya UUDS 1950, berlakunya kembali UUD 1945, dan pembentukan MPRS dan DPAS dalam waktu sesingkat-singkatnya”.

Alasan Pemerintah Membubarkan Konstituante Pada Tahun 1959

Berdasarkan dari penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa jawaban mengenai topik pembahasan pada kali ini yakni mengapa pemerintah membubarkan konstituante pada tahun 1959 adalah:

      1. Tidak bisa menyelesaikan tugasnya untuk membuat UU Baru.
      2. Anggota dewan konstituante yang saling berlawanan satu sama lain karena didalam partai tersebut mempunyai ideologi masing-masing.
      3. Perdebatan yang tak kunjung selesai dan sulitnya mengambil kesimpulan apakah mampu atau tidak dalam menyelesaikannya.
      4. Bahkan berani menolak kembali ke UUD 1945 yang dimana tugasnya untuk membentuk UUD 1945 yang baru juga belum selesai.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Mengapa Pemerintah Bubarkan Konstituante Tahun 1959? Ini Jawabannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *