Mengapa Ki Hajar Dewantara Dikenal Sebagai Bapak Pendidikan? Ini Jawabannya


Setiap tanggal 2 Mei selalu diperingati sebagai hari pendidikan, hari dimana semua orang melakukan aksi demonstrasi. Pada hari itu juga banyak orang yang memperingatinya dengan menggelar upacara di lapangan yang dihadiri oleh banyak orang dan banyak elemen.

Hal itu karena pada bulan ini sangatlah sakral sebab hari yang disingkat dengan Hardiknas atau hari pendidikan nasional yang menjadi tempat bagi setiap orang untuk mencicipi bangku pendidikan dan orang yang putus sekolah dapat merayakan euforia peringatan hardiknas.

Pada momen ini juga diharapkan dapat menyadarkan setiap orang bahwa pendidikan sangatlah penting bagi kemajuan bangsa Indonesia. Sebab dengan pendidikan, kemerdekaan Indonesia bisa diraih. Bayangkan jika pada saat itu, proses diplomasi tak pernah diterapkan, maka sudah pasti kemerdekaan tidak akan pernah diraih.

Sebab pada saat itu Indonesia mengalami kekurangan dalam hal persenjataan dan berbagai bidang lainnya. Sehingga dalam memuluskan niat untuk merdeka diperlukan strategi yang matang yang dilakukan disetiap daerah. Tentu hal itu membutuhkan pikiran-pikiran yang matang yang bisa didapatkan dalam hal pendidikan sebab kesabaran dan kesadaran adalah kunci utama.



Menyadarkan rakyat Indonesia untuk bebas dari penindasan atau penjajahan yang dilakukan penjajah Belanda yang telah dialami adalah hal yang penting. Beruntung dengan hadirnya nama Ki Hajar Dewantara mampu menjadi pelopor utama dalam dunia pendidikan di Indonesia.



Berkat semangatnya itu, dirinya diberi penghargaan sebagai bapak pendidikan nasional. Saat diusia 40 tahun berdasarkan penanggalan Jawa, Ki Hajar Dewantara adalah mendirikan Perguruan Nasional Taman Siswa pada tanggal 3 Juli 1922. Seseorang yang lahir di pakualaman, 2 Mei 1889 dengan nama asli Raden Mas Soewardi berjasa besar memperjuangkan hak pendidikan pada masa penjajahan melawan sistem pendidikan Hindia Belanda.



Ki Hajar Dewantara bersekolah di ELS (Sekolah Dasar Belanda), lalu lanjut ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera) walaupun tak sampai selesai akibat sakit, tapi dirinya dikenal aktivis sekaligus jurnalis pergerakan nasional di berbagai surat kabar seperti Sedyotomo, Midden Java, De Express, Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer, dan Poesara.

Dirinya sempat bergabung di organisasi Boedi Oetomo (BO) di Batavia (Jakarta) pada 20 Mei 1908, lalu di Indische Partij (IP) dan Tiga Serangkai pada 25 Desember 1912. Lewat tulisannya dirinya mengkritik pendidikan Indonesia. Melalui Ki Hajar Dewantara, kata “Indonesia” dipakai secara internasional saat mendirikan kantor berita Indonesische Persbureau di Den Haag.

Atas dasar itulah pada tahun 1954, Presiden Soekarno memberikan penghormatan kepada Ki Hajar Dewantara dengan menjadikan tanggal lahirnya 2 Mei sebagai peringatan hari pendidikan nasional melalui Surat Keputusan Presiden RI No. 305 tahun 1959 tertanggal 28 November 1959. Sejak saat itu Ki Hajar Dewantara diangkat sebagai Bapak Pendidikan Nasional.

Terdapat beberapa semboyan yang menarik yang dikeluarkan oleh Ki Hajar Dewantara yaitu “Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani“. Ing Ngarso Sung Tulodho artinya yang berada di depan (seorang pemimpin) harus mampu menjadi tauladan.

Sedangkan, Ing Madyo Mangun Karso artinya yang berada di tengah kesibukannya juga harus mampu membangkitkan atau menggugah semangat. Dan Tut Wuri Handayani artinya yang berada di belakang harus mampu memberikan dorongan moral dan semangat kerja.

Mengapa Ki Hajar Dewantara Dikenal Sebagai Bapak Pendidikan?

Berdasarkan dari penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa mengapa Ki Hajar Dewantara dikenal sebagai bapak pendidikan alasannya adalah

Karena Ki Hajar Dewantara adalah orang yang peduli terhadap pendidikan Indonesia yang dituangkan melalui kritikan dalam tulisannya di berbagai surat kabar yang dimana pendidikan hanya diraih oleh orang yang berlatar belakang dan orang kaya serta usahanya dengan mendirikan Perguruan Nasional Taman Siswa.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Mengapa Ki Hajar Dewantara Dikenal Sebagai Bapak Pendidikan? Ini Jawabannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *