Macam-Macam Sikap Start Pada Lari Jarak Pendek? Ini 3 Sikapnya


Sikap Start Lari Jarak Pendek – Saat ingin menuju sesuatu hal terbaik untuk mencapai tujuan tersebut dengan cepat adalah dengan berlari. Dengan berlari seseorang akan mampu mengurangi waktu yang bisa ditempuh dengan waktu dua jam apabila berjalan, tapi pada saat berlari waktu tersebut akan berkurang sekitar 1 jam atau 1 jam 30 menit. Hal ini bergantung dengan daya tahan yang dimiliki setiap orang ketika berlari. Sebab tidak semua orang bisa mampu berlari secara konstan dan tidak semua orang mempunyai fisik yang mempuni.

Semua hal itu akan bekerja dalam membantu anda untuk mencapai tujuan. Apabila fisik dihiraukan, jujur pada saat berlari kalian akan merasakan sakit pinggang, sakit pada paha dll. Bahkan pegal dan nyeri yang anda rasakan pada saat berlari akan terbawa di esok hari. Olehnya itulah sehingga mengapa dibutuhkan latihan keras apabila ingin membiasakan untuk berlari. Badan akan bekerja lebih ekstra seperti otot kaki, otot paha, otot telapak kaki, otot tangan, pernapasan dll.

Selain itu dalam berlari yang harus diperhatikan adalah kedua telapak kaki melayang di udara dalam artian tidak selalu kontak dengan jalan. Apabila dilakukan, maka berarti anda sedang berlari bukan sedang berjalan karena berjalan yang selalu kontak dengan tanah. Berbicara soal Lari lebih jauh diketahui terbagi atas tiga macam yaitu Lari jarak pendek (sprint), jarak menengah dan jarak jauh. Pada kali ini penulis hanya akan membahas mengenai lari jarak pendek (sprint) terkhusus pada macam-macam sikap startnya. Namun sebelum itu tahukah anda apa yang dimaksud dengan pengertian lari jarak pendek (sprint) itu?

Pengertian Lari Jarak Pendek (Sprint)

Secara umum, apa yang dimaksud dengan Pengertian Lari Jarak Pendek (Sprint) adalah lari dnegan mengerahkan kecepatan maksimal sepanjang jarak yang ditempuh. Diketahui lari jarak pendek mempunyai nomor lari dengan 400 meter kebawah jauhnya. Dalam perlombaan resmi, lari jarak pendek juga bisa berjarak 100 m, 200 dan 400 m. Walaupun terkadang juga sering diperlombakan dengan jarak 80 meter. Pelari jarak pendek disebut dengan sprinter atau pelari cepat karena harus berlari dengan kecepatan maksimal. Sehingga dibutuhkan kekuatan pada kecepatan otot tungkai untuk berlari jarak pendek.



Ada banyak sprinter atau pelari cepat dalam lari jarak pendek dengan nomor lari 100 meter yang bisa dicapai di bawah 10.00 detik, dan untuk putir dibawah 11,00 detik. Dalam waktu yang lama, rekor dunia putra dipegang Usain Bolt berkebangsaan Jamaika dengan waktu 58 detik pada 16 Agustus 2009. Untuk putri, rekor dunia lari jarak pendek 100 meter adalah Florence Griffi h Joyner dari Amerika Serikat dengan waktu 10,48 detik pada 16 Juli 1988. Selain itu dalam lari jarak pendek terdapat berbagai macam aturan seperti untuk sikap start.



Macam-Macam Sikap Start Pada Lari Jarak Pendek

Sesuai dengan penjelasan diatas dan dari berbagai informasi yang dihimpun penulis, maka dapat disebut dan dijelaskan bahwa terdapat 3 macam sikap start pada lari jarak pendek yakni sikap start pendek, start menengah, start panjang. Adapun penjelasan dari ketiga teknik start pada lari jarak pendek adalah:



A. Sikap Start Pendek

Start ini juga disebut short start atau bunch yang dilakukan dengan:

    1. Kaki kanan ke depan dan kaki kiri dibelakang. Jari pada kaki kiri harus segaris dengan tumit pada kaki kanan.
    2. Badan dan kedua tangan berada di belakang garis start. Untuk tangan berbentuk V dimana empat jari lainnya selain ibu jari berdempetan. Posisi kedua tangan sejajar dengan garis start.
    3. Luruskan kedua tangan dan pandangan ke depan.
    4. Posisi pantat lebih tinggi dibandingkan pundak.
    5. Tetap luruskan lengan dan lemaskan leher.
    6. Lalu tolak balok sekuat mungkin dengan kaki belakang dan mulai berlari.

B. Sikap Start Menengah (Medium Start)

Gerakan dengan berdiri tegak lurus yang bisa dilakukan dengan cara:

    1. Kaki kanan didepan dan kaki kiri di belakang, dengan posisi lutut kaki kiri segaris dengan ujung jari kaki kanan.
    2. Badan diturunkan dengan kedua tangan berbentuk V yang posisi tangan sejajar dengan garis start.
    3. Luruskan kedua lengan dan fokuskan pandangan ke depan.
    4. Angkat posisi pantat lebih tinggi dibandingkan pundak
    5. Tetap luruskan lengan dan leher dalam keadaan lemas.
    6. Selanjutnya tolak balok sekuat-kuatnya dengan kaki belakang dan mulai berlari.

C. Sikap Start Panjang (Long Start)

Adapun cara melakukan sikap start panjang dalam lari jarak pendek ini secara berurutan adalah:

    1. Kaki kanan didepan dan posisi kaki kiri dibelakang
    2. Badan diturunkan dan kedua tangan sejajar dengan garis start yang berbentuk V dimana ibu jari sendiri dan keempat jari lainnya berdempetan.
    3. Letakkan lutut pada kaki belakang berada di posisi yang segaris dengan tumit di kaki depan atau bisa mundur lagi.
    4. Kedua lengan dan fokuskan pandangan ke depan.
    5. Angkat panggul hingga posisi pantat lebih tinggi dibandingkan pundak.
    6. Tetap luruskan lengan dan lemaskan leher.
    7. Lalu tolak balok sekuat-kuatnya dengan kaki belakang dan mulai berlari.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Macam-Macam Sikap Start Pada Lari Jarak Pendek? Ini 3 Sikapnya. Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *