Jelaskan Yang Dimaksud Prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa? Ini Jawabannya


Negara Indonesia tidak bukan negara berideologi agama dan apalagi sekular. Melainkan relasi agama dan negara seperti termuat dalam Pancasila dasar negara Indonesia yakni Ketuhanan Yang Maha Esa. Sila ini menjadi urutan pertama yang mengisyaratkan bahwa Indonesia adalah negara yang secara etis dan moral yang luhur mengakui akan keberadaan Tuhan.

Dalam sejarahnya, hadirnya sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa tidak terjadi dalam proses singkat, melainkan dalam kerja yang cukup panjang yang dimana hal itu banyak rintangannya. Adapun sejarah lahirnya sila ketuhanan yang maha esa adalah:

Sejarah Lahirnya Sila Ketuhanan yang Maha Esa Adalah

Saat Jepang berada dalam situasi terburuk dalam gerakan militernya, upaya dalam memerdekakan nusantara adalah pilihan yang harus segera dilakukan untuk menghindari kehilangan kekuasaan. Tepat 1 Maret 1945, dibentuklah Badan Penyelidik Usaha Persiapan kemerdekaan Indonesia (BPUPKI/Dokuritsu Tsyunbi Cosakai). Ini adalah langkah kongkret Jepang untuk merespon cita-cita kemerdekaan Indonesia dan bersidang pertama kali di gedung Volksraad, Jakarta pada Mei 1945.

Dengan peperangan yang terus menyudutkan Jepang, pada 7 Juli 1946 kabinet Jepang menyetujui untuk kemerdekaan Indonesia. Pada 21 Juli 1945, Kabinet Jepang menyetujui semua rencana yang disusun BPUPKI. Pada 5 Agustus 1945, BPUPKI menyusun UUD dan pada 6 Agustus tahun yang sama terbentuklah PPKI (Panitia Persiapan kemerdekaan Indonesia) bersama susunan pengurusnya di Jakarta.



Dengan itu maka pada 9 Agustus 1945, Marsekal Terauchi mengundang tiga pemimpin bangsa Indonesia Soekarno, Hatta, dan Rajiman ke markas besar di Dallat. Tapi, kekuasaan Jepang atas Indonesia telah berakhir, sebab pada 15 Agustus 1945 jam 12.00 waktu Tokyo, Kaisar Tenno Heika mengumumkan penyerahan tanpa syarat Jepang kepada sekutu.



Hal itu membuat antara 15-17 Agustus terjadi kekosongan kekuasaan. Memanfaatkan situasi tersebut, kelompok pemuda yang dimotori oleh Chaerul Saleh, Anwar, Harsono, Cokroaminoto, dan lainnya, baru saja menyelesaikan kongres pemuda di Jakarta. Mereka sangat anti Jepang serta berupaya memaksa Soekarno dan Hatta segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.



Dengan semangat itu, para petinggi bangsa mengambil jalan untuk revolusi yang terorganisir untuk mengambil langkah cepat sebelum Indonesia kembali dibawah komando Asia Timur itu, maka Soekarno-Hatta pada 17 Agustus 1945 memproklamasikan kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Dalam sidang yang lebih mengurucut yakni Panitia Sembilan, membahas mengenai dasar negara, terjadi perdebatan.

Untuk kelompok Islamis menginginkan agar negara Indonesia berdasar atas “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Namun bagi kelompok nasional sekuler menolak keinginan itu. Melihat situasi tersebut, Soekarno-Hatta menemui wakil-wakil golongan Islam menjaga integrasi bangsa yang baru diproklamasikan.

Hal itulah yang membuat dari dasar negara yang dikenal sebagai piagam jakarta dengan sila sangat islamis, diganti menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa” sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945.

Berdasarkan dari sejarah itu, maka bisa disaksikan bahwa perjuangan untuk memerdekakan Indonesia serta perjuangan dalam membuat dasar negara tidaklah muda apalagi dalam sila pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa. Jika demikian lantas apasih arti dari Ketuhanan Yang Maha Esa itu?.

Sejalan dengan pertanyaan itu, topik utama pada pembahasan kali ini adalah Jelaskan Yang Dimaksud Prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa?. Adapun jawaban dari pertanyaan tersebut adalah:

Jelaskan Yang Dimaksud Prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa?

Ketuhanan yang maha esa mengakui bahwa adanya tuhan pada setiap agama di indonesia, makna yang terkandung adalah mengakui setiap adanya tuhan pada agamanya masing-masing dan berfungsi untuk menjaga keutuhan dan bisa saling menghormati setiap masing-masing yang beragama

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Jelaskan Yang Dimaksud Prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa? Ini Jawabannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *