Jelaskan Upaya Daendels dalam Mempertahankan Pulau Jawa? Ini Jawabannya


Herman Willem Daendels adalah tokoh revolusioner dan kontroversial di Kerajaan Belanda mau pun di negeri jajahan Hindia Belanda. Melihat sosok Daendels yang merupakan pria kelahiran tanggal 21 Oktober 1763 di Gueldre dekat Den Helder (Den Helder adalah pusat Angkatan Laut-Koninlijke Marine-Kerajaan Belanda hingga hari ini).

Pada saat menempuh pendidikan tinggi tahun 1783, Daendels menggabungkan diri dalam kelompok pro-reformasi pemerintahan. Pada tahun 1793, karir dari Overste Herman Willem Daendels melesat menjadi Komandan Divisi (General de Division) berpangkat Brigadir Jenderal.

Tapi sempat karir Daendels terhenti, dan mengundurkan diri dari dinas militer dan menjadi petani. Tapi berselang enam tahun, yakni 1806 dirinya kembali memimpin pasukan di wilayah utara yakni Friesland dan Groningen melawan serbuan Prusia.

Atas keberhasilan itu dirinya menjadi penguasa Friesland dan Groningen. Pada tanggal 28 Januari 1807, Daendels selanjutnya diangkat menjadi Gubernur Jenderal wilayah Hindia Timur Belanda yang berulangkali diserang Angkatan Laut Inggris atas usulan Kaisar Napoleon Bonaparte.



Dalam tugasnya menjadi Gubernur Jenderal Wilayah Hindia Timur Belanda. Daendels mendapat tugas untuk mempertahankan Pulau Jawa dari serangan yang dilakukan oleh negara Inggris. Berbagai upaya dan langkah-langkah strategik dilakukan oleh Daendels dalam memenuhi tugasnya,



Selain ditugaskan dalam mempertahankan pulau jawa dari serangan Inggris, Daendels juga punya beberapa tugas yang tak kalah pentingnya yakni reorganisasi militer, sistem pembebasan kerja wajib serta penyerahan wajib, dan mengatasi banyaknya masalah perbudakan serta sistem sanitasi di Jakarta.



Jelaskan Upaya Daendels dalam Mempertahankan Pulau Jawa?

Diantara tugas-tugas tersebut, tugas yang utama yang harus diupayakan oleh Daendels adalah tugas mempertahankan pulau Jawa dari ancaman Inggris. Menurut informasi yang ada, terdapat beberapa upaya mempertahankan Pulau Jawa dengan 6 langkah diantaranya:

    1. Pembuatan dan pembangunan Jalan Anyer-Panarukan berfungsi untuk pertahanan serta perekonomian.
    2. Jumlah angkatan perang ditambah menjadi 20 ribu prajurit.
    3. Pembangunan pabrik senjata di Gresik dan Semarang.
    4. Pembangunan pangkalan angkatan laut di Surabaya dan Ujung Kulon.
    5. Benteng pertahanan di berbagai lokasi dibangun contohnya Messter Comelis di Batavia serta Fort Lodewijk di Gresik.
    6. Kesejahteraan prajurt lebih ditingkatkan.

Akhir Perjalanan Daendels Dalam Upaya Mempertahankan Pulau Jawa

Kebijakan Daendels dalam pembangunan jalan Anyer Panarukan sejauh 1.100 kilometer dengan kebijakan wajib kerja yang dikhususkan untuk rakyat Indonesia yang paling kontroversial. Walaupun tujuan pembangunan yang begitu baik, Daendels memimpin sangat kejam hingga menimbulkan kebencian dari masyarakat Indonesia.

Bisa dilihat dari banyaknya peristiwa-peristiwa perlawanan terhadap Daendels dan membuat Napoleon geram karena kepemimpinan yang kejam hingga pada tahun 1811, Daendels dikembalikan ke Belanda dan posisinya digantikan oleh Jan Willem Jansens.

Setelah posisi Daendels digantikan, Jan Willem Jansens tidak bisa mempertahankan kekuasaan Belanda. Pada akhirnya, Inggris berhasil menguasai Indonesia pada 1811. Kekuasaan Inggris di Indonesia tidak bertahan lama, karena Belanda kembali menguasai Indonesia pada 1814.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Jelaskan Upaya Daendels dalam Mempertahankan Pulau Jawa. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *