Jelaskan Proses Fisiologi Perkecambahan? Ini Jawabannya


Pada awalnya, berbicara soal pertumbuhan maka setiap makhluk hidup pasti akan tumbuh tidak hanya manusia tapi juga tumbuhan. Tumbuhan ada yang dikenal dengan tumbuhan berbiji. Dalam proses pertumbuhan berbiji diawali dari biji. Sebab di dalam biji mengandung banyak potensi yang terdapat di dalamnya yakni individu baru, cadangan makanan, calon daun dll.

Bisa disebutkan bahwa dalam satu embrio terdapat radikula yang tumbuh menjadi akar dan plumula yang tumbuh menjadi kecambah. Cadangan makanan yang tersimpan di kotiledon terkandung pati, protein dan mempunyai jenis enzim.

Kotiledon dikelilingi oleh badan yang kuat, yang disebut dengan istilah testa. yang berfungsi sebagai pelindung kotiledon untuk mencegah terjadinya kerusakan embrio dan masuknya bakteri atau jamur yang ada dalam biji. Testa mempunyai lubang kecil, disebut dengan mikropil. Di dekat mikropil terdapat hilum yang menggabungkan kulit kotiledon.

Perlu diketahui bersama bahwa biji mempunyai kandungan air yang sangat sedikit yang akan keluar pada saat biji terbentuk yang pada saat itu membuat biji mengalami dehidrasi. Dalam perkecambahan terdapat beberapa hal yang perlu diketahui dimana dalam proses ini merupakan rangkaian yang kompleks dimana terjadi perubahan morfologi, fisiologi dan biokimia. Sejalan dengan hal itu, pada kali ini penulis akan membahas mengenai proses fisiologi perkecambahan. Adapun penjelasan mengenai proses fisiologi perkecambahan atau fisiologi benih adalah:



Jelaskan Proses Fisiologi Perkecambahan? Ini Jawabannya

Sebelum berbicara soal bagaimana tahapan dan proses dari fisiologi benih atau fisiologi perkecambahan itu seperti apa, tahukah anda apa yang dimaksud dengan Pengertian Fisologi berkecambahan adalah proses terjadinya sejumlah perubahan fisiologis pada embrio dalam benih yang berada dalam kondisi dorman sehingga bisa menyebabkan ia berkembang menjadi tumbuhan muda.



Untuk proses perkecambahan secara fisiologis itu terbagi atas 6 tahapan yaitu peyerapan air, pencernaan, pengangkutan zat makanan, asimilasi, pernafasan dan pertumbuhan. Adapun penjelasan mengenai bagaimana dari proses fisiologi perkecambahan tersebut adalah:



1. Penyerapan Air

Ini dikenal dengan imbibisi yang berfungsi untuk melunakkan kulit biji dan menyebabkan pengembangan embrio dan endosperma. Hal ini menyebabkan pecah atau robeknya kulit biji sehingga radicle keluar. Penyerapan air dilakukan oleh kulit biji (seed coat) melalui proses imbibisi dan osmosis.

2. Pencernaan

Setelah itu mengarah pada proses pencernaan makanan dimana terjadi pemecahan zat atau senyawa bermolekul besar dan kompleks menjadi senyawa bermolekul kecil, sederhana dan dapat larut dalam air yang selanjutnya hasil dari pencernaan itu akan diangkut melalui membran dan dinding sel.

3.Pengangkutan Makanan

Hasil pencernaan makanan cadangan yang terdiri dari asam amino, asam lemak dan glukosa diangkut dari jaringan penyimpanan ke daerah yang butuh titik tumbuh pada embrionik axis, plumula dan radikula. Pada biji, khususnya embrio sebagai tumbuhan rudimenter, jaringan pengangkutnya masih sangat sederhana atau tidak ada sama sekali sehingga dilakukan secara difusi atau osmose dari satu sel hidup ke sel hidup yang lain.

4. Asimilasi

Asimilasi merupakan tahap terakhir dalam penggunaan cadangan makanan dan merupakan proses pembangunan kembali. Pada proses asimilasi ini protein yang telah dirombak oleh enzim proteases menjadi asam amino dan diangkut ke titik tumbuh disusun kembali menjadi protein baru. Protein baru ini dipakai untuk membentuk sel-sel baru khususnya dalam pembentukan protoplasma baru.

5. Pernapasan

Sedangkan dalam proses ini merupakan terjadinya perombakan makanan dalam hal ini karbohidrat menjadi senyawa yang lebih sederhana untuk membebaskan sejumlah tenaga yang dipakai untuk aktivitas lain dalam proses perkecambahan biji contohnya dalam pembelahan sel dan penembusan kulit biji oleh radikula.

6. Pertumbuhan

Pertumbuhan merupakan suatu proses yang memerlukan tenaga dan tenaga ini berasal dari proses pernapasan. Terdapat dua ketentuan yang perlu di perhatikan dalam proses pertumbuhan yaitu embryionic axis pada saat ini mulai tumbuh dan pemanjangan bibit tidak termasuk ke dalam kategori pertumbuhan pada fase terakhir dari proses perkecambahan biji. Jadi pertumbuhan radikula menjadi sutu system perakaran dan plumula menjadi system batang, tidak termasuk lagi dalam pertumbuhan.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Jelaskan Proses Fisiologi Perkecambahan? Ini Jawabannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *