Jelaskan Proses Daur Air Secara Urut? Ini Jawabannya


Daur air merupakan proses yang terus menerus terjadi di bumi. Konsep daur air berhubungan erat dengan kehidupan manusia sehari-hari. Apabila manusia selalu menjaga keseimbangan alam, maka air tidak akan pernah habis sebab kelangsungan daur air juga terkait dengan iklim yang ada.

Oleh karena itu, sehingga manusia membutuhkan upaya dalam mengurangi perbuatan yang bisa merugikan alam. Sebab itu semua akan kembali ke manusia itu sendiri, karena jika memperlakukan alam dengan sebaik-baiknya, maka manfaat yang didapatkan akan semakin besar.

Namun jika memperlakukan seperti biasa dan bahkan tidak serius menanganinya, maka dapat berdampak buruk bagi kehidupan seluruh makhluk hidup tidak hanya manusia, tetapi seluruh makhluk hidup yang membutuhkan air.

Daur Air/Siklus Hidrologi Adalah?

Sebab daur air ini juga disebut dengan siklus hidrologi atau siklus air. Siklus hidrologi itu sendiri adalah serangkaian proses yang menggambarkan pergerakan molekul air dari atmosfer ke bumi dan kembali lagi. Pengaruh yang dihasilkan dari siklus ini sangat besar karena manfaatnya bisa menyentuh langsung kehidupan di bumi.

Secara sederhana mekanisme daripada daur hidup atau siklus hidrologi adalah air yang ada dibumi akan menjadi awan. Awan yang mendung akan menyebabkan hujan (wujud air kembali) dan turun ke bumi.

Jelaskan Proses Daur Air Secara Urut Adalah?

Berdasarkan dari informasi yang dihimpun proses dari daur hidup secara berurutan adalah evaporasi, kondensasi, presipitasi, infiltrasi dan transpirasi. Adapun penjelasan dari kelima tahap tersebut adalah:

    1. Evaporasi adalah proses penguapan pada air laut, sungai dan danau karena panas sinar matahari.
    2. Kemudian terjadi kondensasi yakni terbentuknya awan dari uap air yang naik ke atmosfer dan mengalami pengembunan karena perubahan suhu dari panas menjadi dingin.
    3. Setelah itu presipitasi. Proses ini adalah jatuhnya titik-titik air dari awan dalam bentuk hujan karena udara tidak mampu menampung uap air.
    4. Proses Infiltrasi pun berlangsung karena air hujan yang meresap ke dalam tanah. Proses ini adalah tahap penyaringan air yang meresap menjadi air tanah.
    5. Tumbuhan kemudian melakukan proses absorbsi air hujan melalui akarnya dan saat tumbuhan melakukan penguapan melalui daun terjadilah proses transpirasi.
    6. Penguapan yang terdiri dari evaporasi dan transpirasi akan naik kembali ke amosfer dan daur air akan terulang lagi.

Itulah penjelasan dari proses daur air yang dijelaskan tahap demi tahap yang perlu untuk diketahui setiap orang walau terdengar sederhana tetapi proses daur air atau siklus hidrologi ini begitu penting sebab tidak sedikit masalah kekurangan air bersih karena ulah dari manusia yang menganggap enteng segala sesuatu.

Permasalahan Daur Air

Misalnya saja saat pembangunan sebuah rumah atau bangunan pemerintah yang sejumlah dataran itu di beton. Hal ini menganggu daur air yang bisa mepengaruhi resapan air dalam tanah. Apalagi bicara soal pembukaan lahan baru, pembuatan perubahan serta industrialisasi yang dilakukan tanpa memperhatikan berbagai aspek membuat tanah menjadi tandus. Selain itu terdapat beberapa hal yang berdampak buruk dan mempengaruhi daur air serta lingkungan manusia dibawah ini:

    1. Pembuangan limbah sembarangan.
    2. Penebangan hutan secara liar dan megakibatkan huta gundul.
    3. Membuang sampah tidak pada tempatnya sehingga berakibat bajir.

Olehnya itu butuh perhatian serius untuk mengetahui seperti apa dan bagaimana itu daur air atau siklus hidrologi, agar dampak seperti kekeringan pada musim kemarau tidak terlalu besar. Terdapat beberapa upaya yang bisa dilakukan oleh setiap orang untuk menjaga resapan air agar melimpah ruah adalah:

    1. Menutup kran air seteah digunakan
    2. Menampung air hujan agar dapat dimanfaatkan
    3. Tidak melakukan betonisasi
    4. Melakukan reboisasi agar lebih bayak tanaman yang dapat menyimpan air tanah
    5. Melakukan penghemata terhadap air bersih dengan cara
    6. Menggunakan air bekas wudhu atau cucian beras untuk menyiram tanaman
    7. Membuat waduk, bendungan yang berguna dalam menampung air
    8. Pembuatan sengkedan atau terasering di daerah perbukitan.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul “Jelaskan Proses Daur Air Secara Urut“. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *