Jelaskan Perbedaan Antara Peristiwa Mengembun & Disposisi? Ini Jawabannya


Pada pagi adalah saat yang tepat untuk menghirup udara segar, selain itu waktu yang tepat untuk menyemprotkan air pada tanaman. Tetapi ada yang aneh yang biasa kita lihat, dimana bunga atau tanaman tersebut basah.

Banyak orang yang berpikir bahwa tanaman tersebut telah mendapatkan nutrisi dari air hujan pada malam hari. Namun dugaan itu tidak sepenuh benar, sebab selain hujan terdapat peristiwa dimana gas yang ada dilangit tersebut itu kemudian mencair. Peristiwa itu disebut dengan mengembun.

Sebenarnya peristiwa itu tidaklah jauh beda saat mengambil air dikulkas dan jika didiamkan beberapa saat maka akan timbul embun di bagian luar dari gelas atau wadah air yang dingin itu.

Selain itu terdapat suatu peristiwa yang memang tidak cukup familiar ditelinga kita yakni disposisi. Adapun contoh yang mampu untuk memahamkan kita adalah terbentuknya salju dari butiran-butiran air di langit yang melalui proses disposisi.

Memang dalam menjelaskan tentang disposisi butuh penjelasan yang lebih panjang. Hal itu juga menyangkut mengenai peristiwa disposisi. Kedua peristiwa ini sebenarnya dibahas dalam materi perubahan bentuk zat. Adapun yang dimaksud dengan perubahan bentuk zat adalah:

Perubahan Bentuk Zat Adalah?

Perubahan bentuk zat adalah perubahan termodinamika dari suatu fase benda ke keadaan bentuk zat yang lainnya. Perubahan bentuk zat ini dapat terjadi apabila terdapat peristiwa pelepasan dan penyerapan kalor. Perubahan bentuk zat ini terjadi saat titik tertentu tercapai oleh alam/senyawa yang biasanya dikuantitaskan dalam angka suhu.

Selain dari kedua perubahan bentuk zat ini yakni membeku, mencair, menguap, mengembun, menyublin dan mengkristal atau disposisi. Itulah berbagai perubahan bentuk zat, tapi pada kali ini penulis hanya akan membahas mengenai peristiwa mengembun dan disposisi atau mengkristal khususnya pada persoalan perbedaan keduanya.

Jelaskan Perbedaan Peristiwa Memgembun dan Disposisi?

Berdasarkan dari penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa yang menjadi perbedaan peristiwa membeku dan mengembun adalah:

1. Mengembun

Secara umum yang dimaksud dengan peristiwa mengembun adalah perubahan wujud suatu benda dari gas menjadi cair yang terjadi karena penurunan suhu atau pelepasan panas yang dialami benda tersebut.

Contoh Peristiwa Mengembun Adalah:

    1. Embun pada pagi hari.
    2. Gumpalan awan yang kemudian berubah menjadi hujan.
    3. Dinding luar gelas yang menjadi basah karena bagian dalam diisi es.
    4. Kaca di dalam mobil yang menjadi basah apabila kondisi di luar dingin atau hujan.

2. Disposisi

Secara umum yang dimaksud dengan disposisi (mengkristal) adalah perubahan wujud suatu benda dari gas menjadi padat. Peristiwa mengkristal dapat terjadi karena adanya penurunan suhu atau pelepasan panas yang dialami benda tersebut.

Contoh Peristiwa Disposisi Adalah:

    1. Pembuatan es kering / dry ice.
    2. Terbentuknya salju dari butiran-butiran air di langit
    3. Lubang knalpot yang menjadi kotor berwarna hitam karena gas CO2 yang berubah menjadi
      padat.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Jelaskan Perbedaan Antara Peristiwa Mengembun dan Disposisi. Semoga informas ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *