Indikator Penting Pembangunan Wilayah Adalah? Ini Jawabannya


Setiap perkembangan zaman terjadi perubahan dalam konsep pembangunan. Konsep dasar pembangunan ini biasanya dilatar belakang idari konsep pembangunan ekonomi yang berhubungan erat dengan pendapatan, pertumbuhan, dan investasi.

Konsep demikian selanjutnya dikembangkan secara luas dan meliputi aspek pengetahuan dan teknologi, pembangunan manusia, pembangunan berkelanjutan dan pembangunan institusional.

Tujuan pembangunan wioyaha ini dapat meningkatkan kemakmuran individu dan masyarakat secar adil dan merata antarwilayah antargenerasi, melindungi kekayaan hayati, dan menjaga proses sistem produksi yang berkesinambungan.

Perspektif Pembangunan Wilayah Konsep pembangunan wilayah merupakan konsep multidimensi yang menggabungkan berbagai disiplin ilmu meliputi: ekonomi, ekologi, sosiologi, dan politik. Karena melibatkan berbagai disiplin ilmu, konsep pembangunan wilayah, sebagaimana sering kali dipahami dan dipergunakan oleh pengambil kebijakan secara beragam, adalah sebuah konsep yang multi tafsir.

Konsekuensinya diperlukan pemahaman multidisipliner dan multidimensional serta pendekatan terintegrasi untuk mengkomunikasikan isu-isu pengambilan keputusan yang berkesinambungan pada tataran sosial dan politik.

Konsep pembangunan wilayah kemudian berkembang lebih jauh: sistem sosial-ekonomi sekarang harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi atau produksi tanpa mendegradasi tingkat pemerataan pembangunan antarwilayah dan tingkat kesejahteraan antar generasi.

Indikator Penting Pembangunan Wilayah

Indikator memberikan panduan penting bagi pengambil kebijakan dalam berbagai cara. Indikator dapat menterjemahkan pengetahuan fisik dan sosial menjadi unit informasi yang dapat dikelola yang memfasilitasi proses pengambilan keputusan yang efektif.

Indikator memberikan informasi untuk mengukur dan mengevaluasi kemajuan pencapaian tujuan pembangunan wilayah. Sementara itu, indikator juga memberikan rambu-rambu awal untuk menghindari kemungkinan kerusakan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Akhirnya indikator juga merupakan alat yang penting untuk mengkomunikasikan ide, pikiran, dan nilai karena “we measure what we value, and value what we measure“.

Dalam rangka perencanaan dan evaluasi pembangunan wilayah, diperlukan suatu indikator operasional dan pengukurannya yang akan memandu perencana dan pelaksana pembangunan wilayah untuk mengevaluasi kemajuan dan upaya penyesuaian atau bahkan perbaikan Jika diperlukan sejalan dengan dimensi ruang dan waktu. Indikator pembangunan wilayah hendaknya mengikuti sejumlah karakteristik berikut:

    1. Menjembatani berbagai prinsip pembangunan wilayah sekaligus menunjukkan adanya integrasi antar elemen dan prinsip pembangunan wilayah tersebut.
    2. Berfokus pada efek aktual (actual outcomes) dibandingkan tindakan (actions).
    3. Berujung pada kegiatan praktis berdasarkan kejadian nyata (evidence- based practice).
    4. Mengarah pada terciptanya inovasi
    5. Tersedia pengukuran yang relevan sampai di tingkat administrasi pemerintahan yang lebih rendah
    6. Menggambarkan sudut pandang yang menyeluruh terhadap pembangunan wilayah yang berkesinambungan.
    7. Memiliki kemampuan ilustratif untuk menunjukkan pola perubahan antar waktu (trend).

Beberapa indikator operasional dan pengukurannya bagi pembangunan wilayah perlu dipilih dengan pertimbangan bahwa indikator tersebut:

    1. Mudah diimplementasikan, operasional, dan sumber datanya tersedia secara aktual, faktual, dan berkesinambungan,
    2. Memberikan penilaian yang menyeluruh terhadap semua aspek pembangunan wilayah yang berorientasi pada aspek kesinambungan dalam dimensi ruang dan waktu,
    3. Mampu membandingkan kemajuan pembangunan antarwilayah, dan
    4. Dapat dijaga konsistensi dan kelangsungan penyediaan informasinya di tingkat daerah.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Indikator Penting Pembangunan Wilayah Adalah? Ini Jawabannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Daftar Pustaka/Referensi:

Susanto. 2010. Reivensi Pembangunan Ekonomi Daerah: Bagaimana Membangun Kesejahteraan Daerah. Jakarta Timur: Erlangga. Hlm: 84 dan 93-94

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *