10 Hasil Peninggalan Kerajaan Samudra Pasai dan Contoh Gambarnya

Samudera Pasai sebagai kerajaan Islam yang ada di pesisir pantai utara di Sumatera, yang ada di Kota Lhokseumawe, Aceh Utara Provinsi Aceh.

Diketahui kerajaan dengan peninggalan yang begitu banyak ini didirikan oleh Meurah Silu. Pendiri kerajaan Samudra Pasai ini bergelar Sultan Malik as-Saleh pada tahun 1267.

Bukti adanya kerajaan Samudra Pasai bisa disaksikan pada hasil peninggalan yang berbentuk kitab Rihlah ila Masyriq atau pengembaraan ke timur yang ditulis oleh AbU Abdullah ibn Batuthah.

Selain itu, bukti dari adanya kerajaan Samudra Pasai bisa disaksikan di hikayat Raja-raja Pasai. Melalui ini, maka dijelaskan pula dalam makam raja serta penemuan koin yang mempunyai bahan berupa emas.

Peninggalan Kebudayaan Kerajaan Samudra Pasai

Membuktikan adanya kerajaan Samudra Pasai ada banyak hal yang bisa dijadikan referensi untuk mencari tahu kebenaran dari hadirnya kerajaan ini berdasarkan dari macam-macam hasil peninggalan kebudayaan samudra pasai. Adapun hasil peninggalan kerajaan ini adalah;

1. Naskah Surat Sultan Zainal Abidin

Naskah Surat Sultan Zainal Abidin
Naskah Surat Sultan Zainal Abidin
Ditulis oleh Sultan Zainal Abidin untuk diberikan kepada Kapitan Moran dengan bahasa arab yang berisi keadaan kesultanan Samudra Pasai abad ke-16. Apalagi perihal keadaan kerajaan ini saat bangsa Portugis berhasil menaklukkan Malakah tahun 1511 Masehi.

2. Dirham

Koin Dirham Peninggalan Kerajaan Samudra Pasai
Koin Dirham Peninggalan Kerajaan Samudra Pasai

Awalnya dirham dulu sangat murni, seperti halnya dirham dari kerajaan Samudra Pasai dengan 70 persen emas murni 18 karat tidak pakai campuran kimia kertas. Pada sisi satu dirham ini bertulis Muhammad Malik Al-Zahir.

Sedangkan sisi lainnya bernama Al-Sultan Al-Adil. Dirham saat itu menyebar apalagi saat Aceh menaklukkan Pasai yang bisa sampai ke Semenanjung Malaka tahun 1524.

3. Stempel Kerajaan

Stempel Hasil Peninggalan Kerajaan Samudra Pasai
Stempel Hasil Peninggalan Kerajaan Samudra Pasai
Ini merupakan hasil peninggalan kerajaan Samudra Pasai tepatnya diduga milik Sultan Muhammad Malikul Zahir sampai ada yang mengatakan dipakai pada zaman pemerintahan pemimpin terakhir kerajaan yakni Sultan Zainal Abidin. Dengan ukuran 2×1 centimeter, diperkirakan terbuat dari jenis tanduk hewan.

4. Cakra Donya

Sebagai hadiah kekaisaran Cina kepada kerajaan dimana lonceng keramat berupa mahkota besi berbentuk stupa dibuat di China pada 1409 M dengan tinggi 125 cm dan lebar 75 cm dengan hiasan luar berupa aksara arab yang tidak bisa dibaca lagi dan cina yang bertuliskan Sing Fang Niat Tong Juut Kat Yat Tjo (Sultan Sing Fa yang sudah dituang dalam bulan 12 dari tahun ke 5).

Cakra Donya Hasil Peninggalan Kerajaan Samudra Pasai
Cakra Donya Hasil Peninggalan Kerajaan Samudra Pasai

Diketahui hasil peninggalan kerajaan samudra pasai memakai nama seperti ini karena Cakra adalah poros kereta, lambang-lambang wishnu, matahari dan Donya adalah dunia. Hadiah lonceng ini dipindahkan ke Banda Aceh sejak portugis berhasil dikalahkan oleh Sultan Ali Mughayat Syah.

5. Makam Teungku Sidi Abdullah Tajul Nillah

Makam ini merupakan hasil peninggalan dari Dinasti Abbasiyah dan diketahui beliau memiliki jejak darah karena berstatus sebagai cicit dari khalifah Al-Muntasir.

Teungku Sidi mamangku jabatan Menteri Keuangan di samudra pasai. Diketahui hasil peninggalan makam ini bisa ditemukan Gampong Kuta Krueng, batu nisannya terbuat dari marmer dihiasi kaligrafi.

6. Makam Sultan Muhammad Malik Al- Zahir

Beliau adalah putera dari Malik Al- Saleh. Ayahnya adalah pemimpin Kesultanan Samudera Pasai tahun 1287  hingga 1326M. Letak dari makamnya ini diketahui bersebelahan dengan makam ayahnya bernama Malik Al-Saleh.

7. Nisan Sultan Malik As-Shalih

Sepasang nisan Sultan Malik As-Shalih memiliki bentuk segi empat pipih bersayap. Untuk bagian punck terdapat mahkota bersusun 2.

Nisan Sultan Malik As-Shalih Hasil Peninggalan Kerajaan Samudra Pasai
Nisan Sultan Malik As-Shalih Hasil Peninggalan Kerajaan Samudra Pasai

Masing-masing nisan ini punya 3 panil disisi depan dan belakang yang berpahatkan kaligrafi Arab. Pada bagian puncak juga terdapat bingkai oval yang berpahatkan kalgrafi Arab.

8. Nisan Sultanah Nahrasiyah

Makam Ratu Nahrasiyah ada di Desa Meunasah Kuta Krueng, Kec Samudera yang terdapat silsilah raja Samudera Pasai yang punya jirat yang tinggi bersatu dengan bagian nisan yang ada banyak terbuat dari pualam yang langsung didatangkan dari gujarat.

Nisan Sultanah Nahrasiyah Hasil Peninggalan Kerajaan Samudra Pasai
Nisan Sultanah Nahrasiyah Hasil Peninggalan Kerajaan Samudra Pasai

Makam Sultanah Nahrasiyah juga dihiasi dengan ayat-ayat suci Al-Qur’an yaitu kaligrafi Surah Yasin lengkap yang terpahat pada nisannya. Tidak hanya itu ada juga pahatan ayat kursi, surat Ali Imran ayat 18-19, Surah Al-Baqarah, dan sebuah tulisan dalam aksara Arab.

9. Makam Ratu Al-Aqla (Nur Ilah)

Makam Ratu Al-Aqla (Nur Ilah) Hasil Peninggalan Kerajaan Samudra Pasai
Makam Ratu Al-Aqla (Nur Ilah) Hasil Peninggalan Kerajaan Samudra Pasai

Makam tempat puteri Sultan Muhammad Malikul Dhahir yang ada di Gampong Meunje Tujoh Keca Matangkuli dengan hiasan kaligrafi berbahasa Kawi dan Arab.

10. Makam Teungku Peuet Ploh Peuet

Ada makam 44 orang ulama dari Kesultanan Samudera Pasai yang dibunuh karena mengharamkan pernikahan raja dengan putri kandungnya.

Makam ini terletak di Gampong Beuringen Kec Samudera. Pada nisan itu bertuliskan kaligrafi surat Ali Imran ayat 18.

Demikianlah informasi mengenai 10 Hasil Peninggalan Kerajaan Samudra Pasai dan Contoh Gambarnya. Semoga ini bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *