Apa Fungsi Paru-Paru Sebagai Organ Ekskresi Adalah? Ini Fungsi & Penjelasannya


Fungsi Paru-paru sebagai organ ekskresi adalah – Secara sederhana, yang dimaksud dengan Ekskresi adalah proses pembuangan zat-zat sisa metabolisme. Dalam menjalankan ekskresi ini, terdapat organ-organ yang bekerja dalam membentuk suatu sistem.

Dalam sistem tersebut, membuat tubuh menjadi seimbang dan menjadi sehat. Sebab apabila terdapat salah satu organ yang tidak berfungsi atau mengalami gangguan dalam melakukan fungsi ekskresi maka akan berdampak buruk bagi manusia.

Adapun organ-organ sistem ekspresi yang pada umumnya diketahui adalah ginjal, kulit, paru-paru dan hati. Dengan keempat organ ini, membuat racun yang tidak berguna bagi manusia akan dibuang agar tidak menimbulkan penyakit.

Itulah mengapa banyak yang merawat dan khawatir apabila organ ekspresinya rusak sebab dapat mengakibatkan ganguan pada tubuh manusia. Keempat organ ekskresi ini juga mempunyai peran masing-masing terkait zat apa yang dibuang dari hasil metabolisme.

Tidak hanya zat yang dibuang, juga pada proses untuk mengeksresikannya, terdapat tahapan-tahapan tertentu salah satunya adalah Paru-paru.

Ternyata organ ini tidak hanya bertugas dan berfungsi sebagai alat pernapasan yang banyak orang ketahui, melainkan tugas dan fungsi paru-paru ada banyak termasuk mengambil bagian dalam sistem ekspresi manusia.

Organ yang terletak di dalam rongga dada bagian atas, di bagian samping dibatasi oleh otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat.

Paru-paru ada dua bagian yaitu paru-paru kanan yang terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri yang terdiri atas 2 lobus. Dalam paru-paru terdapat bagian-bagian yang berperan dalam kinerja paru-paru yaitu Trakea, Bronkus, Lobus, Alveolus dan Pleura.

Fungsi Paru-Paru Sebagai Organ Ekskresi Adalah?

Secara singkat dan sederhana, fungsi paru-paru sebagai organ ekskresi adalah dengan mengeluarkan karbondioksida dan uap air. Kedua zat ini merupakan hasil sisa metabolisme, dan harus dikeluarkan agar tidak mengganggu fungsi tubuh.

Pada prosesnya, arteri pulmonalis atau pembuluh nadi paru-paru membawa darah masuk ke paru-paru. Melalui alveolus atau gelembung paru-paru, mengikat oksigen dan melepaskan karbon dioksida, yang pada tahap selanjutnya oksigen diangkut oleh darah ke seluruh tubuh.

Di dalam jaringan, darah melepaskan oksigen dan menangkap karbon dioksida serta zat-zat sisa lainnya dan proses oksidasi biologi. Kemudian, zat-zat sisa itu diangkut oleh darah menuju ke alat-alat pengeluaran (ekskresi). Sebagian zat-zat sisa yang terdiri atas karbon dioksida dan uap air diangkut menuju ke paru-paru dan dibuang keluar tubuh melalui hidung.

Jumlah oksigen yang diambil melalui udara sendiri berbeda-beda tergantung pada kebutuhan dan hal itu biasanya dipengaruhi oleh berbagai hal. Sebut saja jenis pekerjaan, ukuran tubuh, serta jumlah maupun jenis bahan makanan yang dimakan.

Di dalam tubuh, fungsi utama paru-paru memang sebagai alat pernapasan, namun karena bagian ini juga mengekskresikan zat sisa metabolisme maka paru- paru juga memiliki peranan dalam sistem ekskresi.

Kesimpulannya Adalah?

Paru paru berfungsi sebagai alat ekskresi dengan mengeluarkan karbon dioksida (CO2) dan uap air (H2O). Melalui kedua zat ini harus dikeluarkan supaya tidak mengganggu fungsi tubuh.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Apa Fungsi Paru-Paru Sebagai Organ Ekskresi Adalah? Ini Fungsi & Penjelasannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *