Fungsi Morfin Secara Medis Adalah? Ini Jawaban & Penjelasannya


Fungsi Morfin Untuk Medis – Dewasa ini perkembangan zaman semakin membuat tingkah laku manusia semakin jauh dari nilai moralitas yang diharapkan bersama bahkan sekalipun itu mereka mengetahui dampak buruk dari hal tersebut yang dilakukan.

Salah satunya adalah penyalahgunaan obat-obatan seperti narkotika. Narkoba adalah istilah yang kepanjangannya Narkotika, Psikotropika, dan obat-obatan terlarang. Narkotika berasal dari bahasa Inggris “narcotics” yang berarti obat bius.

Istilah Narkotika yang dipakai disini bukanlah narcotics pada farmacologie (farmasi), melainkan sama artinya dengan drug, yaitu sejenis zat yang digunakan akan berefek dan dapat memberikan pengaruh tertentu pada tubuh si pemakai.

Selain itu narkoba dapat mempengaruhi kesadaran serta memberikan dorongan yang bisa berpengaruh terhadap perilaku manusia, itulah mengapa banyak yang menggunakan narkoba menjadi karena dapat menimbulkan rasa tenang, perangsang dan dapat menyebabkan halusinasi yang lama kelamaan akan berdampak buruk bagi kesehatan apabila tidak dipakai dengan kesehatan.



Perlu diketahui bersama bahwa terdapat jenis-jenis narkoba seperti sabu-sabu, kokain, heroin, ekstasi, ganja, LSD, morfin, Flakka, amfetamin dan kodein. Sejalan dengan hal itu, pada kali ini penulis akan membahas mengenai salah satu narkoba yaitu adalah morfin. Morfin merupakan narkotika yang bersifat analgesik. Berasal dari kata morphous yang memiliki makna ‘dewa mimpi’, morfin adalah alkaloid yang dapat ditemukan pada tanaman opium.



Fungsi Morfin Secara Medis Adalah? 

Secara umum, fungsi utama Morfin secara medis adalah obat yang dipakai untuk mengatasi rasa sakit dengan intensitas sedang sampai parah, misalnya nyeri pada kanker atau serangan jantung. Untuk mengatasi nyeri, morfin dapat dikonsumsi sebagai obat tunggal atau dikombinasikan dengan obat pereda nyeri lainnya.



Dalam mengatasi nyeri, morfin bekerja dengan cara menghambat sinyal saraf nyeri ke otak, sehingga membuat tubuh tidak merasakan sakit. Walaupun mempunyai sejumlah manfaat, morfin dapat menyebabkan kecanduan sampai bisa mengakibatkan overdosis yang bisa membahayakan nyawa. Untuk mencegah terjadinya hal itu, penggunaan morfin harus sesuai dengan anjuran dokter dan diawasi ketat oleh dokter.

Cara Menggunakan Morfin dengan Benar

Walaupun morfin berguna untuk medis tapi perlu diketahui bersama bahwa Morfin akan berbahaya apabila digunakan secara tidak benar dan disalahgunakan seperti yang beredar di masyarakat. Dengan mengikuti anjuran dan informasi dokter yang terdapat dalam kemasan menggunakan morfin yang dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Selain itu, saat ingin berhenti setelah memakai beberapa minggu, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter apabila ingin berhenti.

Hal itu akan membuat gejala putus obat. Simpan morfin di tempat tertutup dalam suhu ruangan dan jangan di dalam kulkas. Hindarkan dari hawa panas, lembab, dan paparan sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Efek Samping dan Bahaya Morfin

Selain itu perlu diketahui bersama bahwa terdapat beberapa efek samping yang terjadi setelah mengonsumsi morfin yaitu:

    1. Mengantuk
    2. Mulut terasa kering
    3. Perubahan suasana hati
    4. Pusing dan sakit kepala
    5. Gatal
    6. Berkeringat
    7. Ruam dan kulit kemerahan
    8. Gangguan tidur
    9. Mual dan muntah
    10. Konstipasi
    11. Sulit buang air kecil

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Fungsi Morfin Secara Medis Adalah? Ini Jawaban & Penjelasannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *