Dampak Romusha di Bidang Ekonomi Adalah? Ini 8 Dampak & Sejarahnya


Dampak Romusha di Bidang Ekonomi – Hengkangnya pemerintahan Kerajan Belanda membuat wilayah Hindia Belanda kosong pemerintahan dan ditengah luasnya wilayah Hindia Belanda yang diekspansi Jepang dengan kebijakan yang berdampak negatif bagi ekonomi Indonesia. Salah satu kebijakan yang terkenal saat masa pendudukan jepang di Indonesia adalah romusha. Apasih itu Romusha?

Awalnya romusha adalah sebuah bentuk pekerjaan tenaga produktif bagi setiap perusahaan, yang sama seperti buruh biasa. Namun apa yang terjadi saat pertengahan tahun 1943, kebijakan tentang romusha berubah menjadi usaha eksploitasi sebab kondisi perang semakin memburuk bagi Jepang. Olehnya itu dengan romusha, jepang berusaha memenuhi kebutuhan sendiri bagi angkatan perang.

Selain itu, para romusha dilibatkan secara langsung dalam perang sebab setiap angkatan perang Jepang membutuhkan tenaga-tenaga kerja paksa ini untuk mengefisiensikan biaya perang Jepang. Kondisi ini berdampak permintaan terhadap Romusha semakin tak terkendali.

Romusha dimulai pada tahun 1942 hingga 1945 yang kebanyakan pekerjanya seorang petani yang dikirim ke berbagai tempat di Indonesia. Sejarah masa kependudukan jepang ini memaksa kepala keluarga menyerahkan anak lelakinya berusia dibawah 30 tahun untuk menjadi romusha.



Tenaga pekerja romusha itu kebanyakan berasal dari desa Pulau Jawa yang padat penduduk. Cara yang mereka lakukan adalah secara kasar dan halus. Mereka membujuk dengan mengatakan bahwa romusha adalah pahlawan pekerja yang dihormati atau prajurit ekonomi.



Tak mengenal umur dan jenis kelamin, perempuan, laki-laki dan anak-anak dilibatkan untuk memanfaatkan lahan tanah kosong untuk dijadikan tempat bercocok tanam dimana hasil dari panen wajib diserahkan kepada pemerintah dan sisanya untuk dikonsumsi sendiri, serta sebagian lagi difungsikan untuk bibit. Ini terus dilakukan oleh masyarakat selama masa pemerintahan Jepang.



Dalam romusha terdapat struktur tersendiri didalamnya, untuk panitia pengarah dari romusha disebut dengan Romukyokai, dan para pamong praja dan pegawai rendahan yang bekerja bakti secara sukarela disebut dengan Kinrohoshi. Praktik romusha ini dimobilisasi dengan memakai struktur pemerintahan yang paling relatif dekat di level kecamatan (son), desa (ku), dan rukun tetangga (Tonarigumi).

Akibat dari romusha ini membuat pria di kampung semakin menipis, pekerjaan desa terbengkalai, ribuan rakyat meninggal karena sakit dan dibunuh oleh Jepang. Sehingga apa yang terjadi dalam romusha sebenarnya adalah pemanfaatan jepang untuk menguntungkan dirinya sendiri dan memberikan dampak buruk bagi politik, ekonomi, budaya dan sosial.

Dampak Romusha Terhadap Ekonomi di Indonesia Adalah?

Maka dari itu, pada pembahasan kali ini, penulis akan memaparkan mengenai dampak romusha dalam bidang ekonomi Indonesia antara lain:

  1. Penambahan areal persawahan berupa padi ditambah dengan memperkenalkan teknik penanaman padi yang baru.
  2. Menerapkan sistem ekonomi perang dan sistem autarki atau memenuhi kebutuhan daerah sendiri dan menunjang kegiatan perang.
  3. Ketahanan pangan terganggu oleh penanaman pohon jarak sebagai pengganti bahan bakar minyak bumi. alasannya kilang-kilang minyak dihancurkan oleh sekutu.
  4. Selain dari tanaman pangan seperti hasil bumi dikuras habis-habisan semata-mata untuk kebutuhan perang jepang.
  5. Rakyatnya Indonesia hanya mengkonsumsi bahan makanan yang tidak layak
  6. Bangsa Indonesia juga mengalami masalah sandang karena Jepang menyuplai bahan pakaian yang layak ke negaranya, sehingga bangsa Indonesia menggunakan karung belacu atau karung goni yang juga masih dijatah.
  7. Hewan peliharaan penduduk dirampas secara paksa untuk dipotong guna memenuhi kebutuhan konsumsi perang.
  8. Banyaknya penebangan hutan liar.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Dampak Romusha di Bidang Ekonomi Adalah? Ini 8 Dampak & Sejarahnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *