Bolehkah Ibu Hamil Makan Jengkol? Ini Jawabannya


Penggemar jengkol mungkin memiliki banyak pertanyaan seputar jengkol apalagi bagi mereka yang hamil. Seperti Bolehkah ibu hamil makan jengkol? Rasa penasaran tentang apakah bisa makan jengkol untuk ibu hamil mau tua dan muda pasti ada. Olehnya itu simak penjelasan tentang boleh tidaknya ibu hamil makan jengkol.

Bagi pasangan suami istri, kehamilan adalah sesuatu yang diinginkan secepat mungkin. Sebab dengan kehamilan, segala keharmonisan dan kasih sayang membuahkan hasil dan wujud rasa bakti seorang istri kepada suami, keluarga dan kepada agama.

Olehnya itu saat kehamilan datang, hal utama yang perlu diperhatikan adalah agar berjalan lancar dan sehat, wanita hamil wajib untuk memperhatikan kecukupan gizinya.

Apalagi saat mengidam, tentu bagi wanita hamil baik muda atau tua tidak boleh asal makan dan mengikuti ngidamnya tanpa mengetahui seperti apa pengaruh dan efek makanan yang ia inginkan bagi dirinya dan janin. Olehnya itu ibu hamil harus hati-hati dan selektif dalam memilih makan dan minum yang bisa dikonsumsi selama hamil.

Salah satu makanan yang terkenal di Indonesia adalah Jengkol. Mau tua muda sekalipun makan jengkol sangat favorit dimata orang-orang. Terkadang keinginan makan jengkol keterusan saat kehamilan. Olehnya itu, lantas bolehkah ibu hamil makan jengkol?

Bolehkah Ibu Hamil Makan Jengkol?

Umumnya ibu hamil diperbolehkan makan jengkol asalkan tidak berlebihan, secukupnya saja. Sebab ibu hamil harus menjaga asupan tubuhnya lebih seimbang, dari makanan apapun itu termasuk jengkol walaupun diperbolehkan dan harus dimasak secara matang. Sebab bisa menyebabkan nyeri yang hebat di perut bawah, perdarahan saluran kencing dan bahkan gagal ginjal. Batas maksimall mengkonsumsi jengkol adalah 3 keping perhari.

Kandungan dan Manfaat Jengkol 

Alasannya dari kandungan Jengkol itu sendiri dari 100 gram jengkol terkandung nutirisi berupa 133 kalori; 23,3 gram protein; 20,7 gram karbohidrat; 80 mg vitamin C; 4,7 mg zat besi; 0,7 mg vitamin B; 240 SI vitamin A; 166,7 mg fosfor; 49,5 gr cair dan 140 mg kalsium.

Dari kandungan ini ditelisik bahwa Jengkol dengan kalsiumnya menjaga kesehatan tulang ibu dan pembentukan tulang bayi, memperlancar pencernaan dan mencegah terjadinya sembelit (konstipasi). Tapi didalam Jengkol terdapat zat yang dapat menyebabkan keracunan jika bertumpuk dalam ginjal sebab akan membentuk kristal tajam dan merobek dinding saluran kemih. Jadi mengkonsumsi Jengkol berlebih apalagi ibu hamil bisa menyebabkan nyeri yang luar biasa.

Efek Samping Mengkonsumsi Jengkol

Walaupun diperbolehkan makan jengkol bagi ibu hamil tetapi tidak bisa banyak. Hal itu karena asam jengkolat pada jengkol. Untuk yang pH tubuh dibawah 7 maka mengkonsumsi jengkol bisa membuat kamu bermasalah. Pada beberapa kasus, jengkolan disebabkan karena biji yang masih mentah. Olehnya itu masaklah jengkol sampai matang yah.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Bolehkah Ibu Hamil Makan Jengkol? Ini Jawabannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *