Apakah Kita Harus Melestarikan Minuman Bir Pletok, Jelaskan? Ini Jawabannya


Negara Indonesia adalah negara dengan kawasan wisata yang unik. Hal itulah mengapa negara kita menjadi daya tarik wisatawan domestik dan mancanegara. Ada berbagai macam tempat wisata yang unik yang memberikan dampak positif bagi industri pariwisata dan perekonomian INdonesia.

Uniknya, Indonesia mempunyai banyak daerah yang memiliki keunikan masing-masing. Hal itu membuat ada banyak sekali jenis wisata yang bisa menjadi pilihan bagi para wisatawan seperti wisata alam, wisata pendidikan, wisata budaya, wisata sejarah, wisata pertanian, wisata religi, wisata bahari, dan wisata kuliter.

Dari semua jenis wisata tersebut, salah satu yang menarik banyak wisatawan adalah wisata kuliner. Wisata ini adalah kegiatan menjelajah dan berpartisipasi dalam cara makan, mengkonsumsi dan persiapan serta cara penyajiannya.

Di Indonesia, mempunyai makanan yang unik dan menjadi ciri khas yang tidak dimiliki negara lain. Sebab makanan di Indonesia diracik dengan berbagai rempah-rempah baik makanan dan minuman. Salah satu daerah yang terkenal dengan makanan dan minuman khasnya adalah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

Sebagai ibu kota Republik Indonesia, jakarta merupakan ibu kota provinsi mandiri dengan 5 kotamadya. Kota Jakarta mempunyai pengunjung wisatawan yang setiap tahunnya terus bertambah, hal itu karena mempunyai keanekaragaman dalam kulinernya.

Adapun macam-macam kuliner jakarta adalah asinan jakarta, gado-gado jakarta. Namun selain dari itu, salah satu kuliner yang sangat terkenal bagi warga jakarta adalah Bir Pletok. Bir Pletok adalah kuliner minuman yang melegenda di Jakarta dan merupakan minuman khas yang sampai saat ini masih ada karena pelestarian minuman ini.

Namun apakah ia Bir Pletok bisa dilestarikan sekalipun minuman legenda dan khas dari warga Jakarta pasalnya dari namanya sudah menyiratkan pelanggaran norma yang bagi warga Indonesia adlaah hal yang penting harus ditaati?.

Apa itu Bir Pletok?

Perlu diketahui bersama bahwa bir pletok adalah minuman dari ekstrak rempah yang sama sekali tidak mengandung alkohol walaupun namanya mengandung kata “Bir”. Nama Pletok diambil dari bunyi pletok yang dihasilkan saat membuka botol yang berisi minuman tradisional ini. Minuman tradisional khas betawi ini mempunyai khasiat yang baik bagi tubuh karena kandungan minuman ini.

Salah satu manfaat yang bisa didapatkan adalah menghangatkan tubuh dan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat minuman ini begitu baik bagi tubuh.

Bahan-Bahan Bir Pletok

Adapun bahan-bahan pembuatan bir pletok adalah rempah-rempah yang begitu berkhasiat bagi kesehatan tubuh seperti jahe, daun pandan, serai, kayu manis dan cengkeh. Biasa juga ditambahkan kayu secang untuk membuatnya merah atau berwarna kecoklatan.

Apakah Kita Sebagai Warga Jakarta Harus Melestarikan Minuman Bir Pletok Jelaskan

Berdasarkan dari penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa jawaban dari pertanyaan mengenai apakah kita sebagai warga jakarta harus melestarikan minuman bir pletok adalah:

Ya, bisa dilestarikan karena merupakan minuman tradisional asli betawi dengan sejarah yang baik untuk mengarahkan para warga dahulu untuk menjauhi minuman terlarang seperti wine yang mengandung alkohol. Sedangkan Bir Pletok tidak mengandung alkohol sama sekali serta menggunakan bahan rempah-rempah seperti jahe, daun pandan, serai, kayu manis cengkeh dan kayu secang. Justru dengan melestarikan Bir Pletok maka sekaligus memberikan kesehatan tubuh bagi setiap orang yang meminumnya.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Apakah Kita Harus Melestarikan Minuman Bir Pletok, Jelaskan? Ini Jawabannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *