Apakah Fungsi Kakatua Pada Pembuatan Patung? Ini Jawabannya


Tidak dipungkiri bahwa pengembangan kreativitas dalam dunia pendidikan masih terbilang belum maksimal sebab kurangnya praktik yang membuat setiap siswa menjadi terampil. Beberapa pembelajaran bahkan hanya seputar dan sebatas teori sehingga kebanyakan para siswa akan menjadi seorang penghamal ketimbang memahami.

Salah satu bidang ilmu yang dapat menambah kreativitas pelajar atau setiap orang adalah keseniaan apalagi berbicara tentang seni rupa. Seni rupa adalah bentuk karya seni yang bisa dilihat oleh mata dan dirasakan lewat pengolahan konsep garis, bidang, ruang, warna dan tekstur.

Salah satu bidang yang terdapat dalam seni rupa dan banyak melatih kreaitivitas adalah seni kriya sebab menekankan pada keterampilan tangan. Kerja-kerja dari sen kriya adalah kriya seni, desain dan kerajinan. Pokoknya kriya ini menciptakan sebuah karya yang berwujud yang bisa dibuat dengan berbagai bahan seperti dari tanah liat, batu ,akyu dan logam serta lain-lainnya.

Seni Patung Adalah?

Keterampilan yang biasa terdapat dalam seni kriya adalah patung. Dalam pembuatan patung dibutuhkan material atau objek gambar (model) yang mempunyai nilai tersendiri atau menciptakan nilai tersebut pada patung itu.

Tapi terkadang beberapa patung yang ada di Indonesia itu berasal dari suatu objek yang dianggap sebagai dewa atau sesuatu yang mempunyai nilai sejarah dan nilai mistis. Lihat saja banyaknya patung-patung di pulau bali, yogyakarta di daerah Indonesia.

Kebanyakan objek gambar atau model patung di Indonesia sendiri adalah burung garuda, burung kakak tua, burung cendrawasih, burung merak, burung jalak bali dan masih banyak lagi contoh-contoh burung yang dijadikan sebagai objek gambar pembuatan patung.

Burung Sebagai Objek Gambar

Rata-rata burung yang menjadi objek gambar atau model adalah burung yang mempunyai keunikan, langka dan mempunyai sejarah tersendiri di mata masyarakat setempat. Di Indonesia sendiri, terdapat jenis burung yang beragam dan diketahui terdapat 1533 jenis burung dan 397 burung hanya ada di Indonesia.

Dengan sumber daya alam yang melimpah atau objek gambar burung yang begitu banyak, maka tentunya bahan dalam pengembangan kreativitas tidak kurang khususnya dalam pembuatan patung. Oh iya, patung sendiri adalah karya seni rupa 3 dimensi yang dapat dilihat dari sudut mana saja.

Patung menjadi daya tarik karena menambah nilai tambah apalagi ditempatkan pada objek wisata. Fungsi patung memang tidak bisa dirasakan manfaatnya dengan mata telanjang. Tetapi patung diciptakan untuk memenuhi kebutuhan batin dan dinikmati keindahannya melalui rasa.

Untuk itulah patung terkadang memberikan keunikan tersendiri dan bahkan ada beberapa orang yang apabila melihat sebuah patung akan merasa takjub, takut, senang dan bahkan sedih serta ada juga yang tiba-tiba pingsan. Seakan-akan patung mempunyai nilai sakral tersendiri di mata masyarakat Indonesia, apalagi patung-patung primitif yang menjadi simbol kepercayaan tertentu.

Tetapi ada juga patung yang hanya menjadi simbol dekorasi untuk menambah keindahan suatu ruangan seperti gapura selamat datang dan penghias taman. Salah satu burung yang biasa dijadikan sebagai objek gambar adalah burung kaka tua.

Keunikan Burung Kaka Tua?

Kakatua (suku Cacatuidae) adalah jenis burung hias yang memiliki bulu yang indah dengan lengkingan suara yang cukup nyaring. Spesies ini termasuk salah satu burung dengan kecerdasan yang cukup bagus, sehingga sering digunakan untuk acara-acara hiburan di kebun binatang atau tempat hiburan lainnya

Burung kakatua mempunyai bulu indah, dan suara yang khas yang berbeda dengan burung lainnya dan diidentikkan dengan jambul kuning diatas kepala dan paruh yang bengkok. Burung kakatua juga memiliki gerak gerik yang lucu dan juga cerdas apalagi jika dilatih dengan baik.

Untuk burung kakak tua sendiri penyebarannya sudah sangat luas. Sehingga dari setiap daerah banyak menghasilkan jenis – jenis burung kakak tua yang berbeda. Tidak hanya dijadikan sebagai hewan peliharaan saja. Tetapi burung kakak tua juga biasa dijadikan sebagai hewan sirkus karena memiliki kepintaran. Burung kakak tua juga tidak memiliki perbedaan dari segi makanan dari burung lain.

Apakah Fungsi Kakaktua Pada Pembuatan Patung? 

Berdasarkan dari penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa adapun jawaban dari pertanyaan yakni apakah fungsi kakatua pada pembuatan patung adalah:

Fungsi burung kakatua pada pembuatan patung adalah sebagai objek gambar atau model bagi para pengrajin karena burung kakatua mempunyai nilai tersendiri yakni penampakan indah dan warna yang menarik serta gerak gerik yang lucu.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Apakah Fungsi Kakaktua Pada Pembuatan Patung? Ini Jawabannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *