Apa Yang Dimaksud Zakat Tumbuh Dengan Subur? Ini Pengertiannya


Tidak terasa bulan ramadhan akan menghampiri setiap orang. Di bulan ini adalah bulan suci yang tidak bisa dilewatkan oleh setiap orang. Sebab bulan ini membawa banyak keutamaan dan keberkahan yang tidak bisa dilewatkan begitu saja dan setiap detik pun apa yang kita lakukan apabila hal itu bermanfaat maka akan dimanfaatkan dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya.

Pada bulan ini juga memberikan pelajaran berarti tentang menahan hawa nafsu dengan berpuasa dari pagi hingga menjelang fajar. Hal itu bagi umat Islam memberikan sebuah kesan yang sangat berarti dan penting tidak hanya suasana pada bulan itu, tetapi aspek nilai-nilai yang mengedukasi setiap orang mulai dari pada aspek pendidikan, agama, ekonomi dan sosial budaya.

Selain itu pada bulan ini, secara serentak semua orang kembali erat kembali sebab bulan ini adalah bulan dimana setiap orang untuk berintrospeksi diri terhadap kesalahan-kesalahan yang pernah pribadi lakukan. Atau secara sederhana bisa dikatakan bahwa pada bulan ini juga adalah ajang maaf-maafan bagi setiap orang.

Setelah bulan ramadhan, umat muslim akan menyambut hari yang begitu luar biasa yang dikenal dengan hari idul fitri, puncak dimana hari umat islam mencapai kemenangan setelah berpuasa selama sebulan penuh. Pada bulan ini juga umat Islam akan berkumpul di rumah kepala keluarga atau tempat perkumpulan seluruh keluarganya untuk bersilaturahmi dan bermaaf-maafan dengan keluarganya.



Pada hari itu juga umat Islam yang memenuhi syarat akan melakukan suatu bentuk yang dikenal dengan Zakat. Umat Islam harus mengeluarkan zakat yang dikenal dengan zakat fitrah. Dalam zakat ini, umat Islam diwajibkan untuk membayar dalam bentuk makanan pokok dalam hal ini adalah beras, maka setiap orang wajib membayar zakat fitrah berupa 3,5 liter atau 2,5 kg beras atau dalam bentuk uang yang nilainya sama.



Selain dari zakat fitrah yang di keluar setahun sekali di masa bulan ramadhan, juga dikenal dengan zakat mall. Zakat mall adalah zakat yang harus dikeluarkan seorang Muslim ketika aset atau hartanya telah mencapai nisab (ukuran) setara dengan 85 gram emas yang dia miliki selama setahun. Dengan melakukan zakat maka akan memberikan banyak keberkahan bagi setiap orang karena secara etimologi sendiri, arti zakat adalah suci, baik, berkah, tumbuh dan berkembang.



Sedangkan secara terminologi arti zakat adalah nama bagi sejumlah harta tertentu yang telah mencapai syarat tertentu yang diwajibkan oleh Allah untuk dikeluarkan dan diberikan kepada yang berhak menerimanya dengan persyaratan tertentu juga.

Selain itu, terdapat istilah zakat yang dikenal dengan zakat tumbuh dengan subur, istilah ini bukan sebarang istilah yang keluar begitu saja, namun mengandung arti yang begitu penting. Lantas jika seperti itu, apasih yang dimaksud dengan zakat tumbuh dengan subur itu?

Apa Yang Dimaksud Dengan Zakat Tumbuh Dengan Subur?

Yang dimaksud dengan istilah zakat tumbuh dengan subur adalah hikmah ibadah yang menumbuhkan dan mengembangkan harta juga pahala seseorang dengan subur. Zakat tidak akan menjadikan seseorang kekurangan harta. Justru zakat adalah jalan untuk melancarkan harta dalam filosofi islam.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Apa Yang Dimaksud Zakat Tumbuh Dengan Subur? Ini Pengertiannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *