Apa Yang Dimaksud E-Commerce Itu? Ini Jawabannya


Ada banyak perbedaan yang terjadi dulu hingga saat ini. Dulu, banyak orang yang kesusahan dalam melakukan sesuatu, namun tidak untuk saat ini yang apa-apa saja sudah mudah untuk dilakukan hanya dengan mengandalkan internet.

Dengan mengandalkan internet, setiap orang bisa melakukan apapun berkat manfaat dan keuntungan dari kemajuan informasi dan teknologi.

Era inilah, dimana ada beragam aktivitas manusia yang dilakukan hanya dengan melihat benda seukuran tangan yakni handphone, maka masalah bisa terselesaikan.

Bahkan tidak perlu lagi untuk keluar rumah, yang paling mendasar kita milikipun bisa diselesaikan dengan telpon pintar yang anda kenakan. Salah satu kebiasaan populer saat ini adalah dengan melakukan transaksi jual beli secara online. Aktivitas ini sedang trending dilakukan oleh masyarakat.

Istilah lain dari aktivitas ini dikenal dengan e-commerce. Namun perlu dipahami bahwa e-commerce tidak semudah itu diartikan, sebab yang dimaksud dengan e-commerce jauh dari apa yang diperkirakan oleh kita semua.

Maka dari itu, melihat luasnya cakupan dari e-commerce. Penulis akan berusaha untuk membahas dan mempersempitnya sebagaimana topik yang kita bahas saat ini yakni ‘apakah yang dimaksud e-commerce itu’.

Apa itu e-Commerce

Secara umum, yang dimaksud dengan e-commerce adalah aktivitas pemakaian teknologi yang dilakukan dengan transaksi bisnis untuk menghubungkan antara penjual dan pembeli.

Jadi melihat dari definisi e-Commerce, yang perlu dipahami bersama bahwa e-Commerce bukanlah marketplace atau toko online seperti tokopedia atau bukalapak.

Marketplace dan e-Commerce itu berbeda. Sebab diketahui bahwa e-Commerce itu hanya menjual produk dari website itu sendiri. Sedangkan marketplace tidak, dimana ia menjual banyak produk.

Sehingga dapat dikatakan bahwa sebenarnya aktivitas dari e-Commerce itu adalah seorang penjual memang membuat website khusus untuk barang yang dijualnya dengan tranksasi memakai shopping cart dan payment gateway.

Jenis-Jenis e-Commerce

Selain metode transaksi dari e-Commerce yang bermacam-macam, juga pada jenis-jenis e-Commerce yang membuat banyak orang menaruh perhatian terhadap suatu pembaharuan teknologi satu ini.

1. Business-to-Business (B2B)

e-Commerce ini adalah yang paling besar sebab transaksinya antarperusahaan. Dalam melakukan hal ini, pihak yang berkepentingan telah saling mengenal.

Maka dari itu, Business-to-Business (B2B) ini adalah bisnis yang berkelanjutan yang saling mendapatkan keuntungan dengan memakai EDI (Electronic Data Interchange) baik pada email, proses,konsultasi dan pemberian informasi.

2. Business-to-Consumers (B2C)

Business-to-Consumers (B2C) adalah proses transaksi yang dilakukan antara produsen barang atau jasa langsung kepada konsumen akhir. Ini sangat populer sebab mirip dengan toko ritel dengan produk eceran untuk dijual dan gudang untuk stok barang yang membuat kerasnya persaingan di dalam bisnis e-commerce jenis ini.

Selain itu memberikan keuntungan sebab memberi informasi banyak, murah dan proses jual beli yang cepat kepada konsumen.

3. Consumer-to-Consumer (C2C)

C2C adalah transaksi barang/jasa yang dilakukan dari konsumen kepada konsumen dengan 2 model yaitu marketplace dan classifed. Untuk contoh marketplace adalah Tokopedia, Bukalapak, Shopee dan sebagainya.

Sedangkan untuk model classified yang memberikan kebebasan sebab hanya berfungsi untuk mempertemukan, tidak memfasilitasi transaksi jual beli online. Akan tetapi, transaksi yang biasa dipake melalui cash on delivery atau COD. Contoh jenis ini adalah OLX.

4. Consumer-to-Business (C2B)

Dalam jenis ini individu menawarkan produk/jasa terhadap perusahaan yang membutuhkan dan siap untuk membelinya. Contohnya ad/ para content writer yang menawarkan kemampuannya untuk menulis kepada perusahaan yang membutuhkan. Contoh situs e-commerce yang terkenal adalah freelancer.com. Website ini rumah bagi para freelance yang ahli dengan upah yang sesuai.

5. Business-to-Administration (B2A)

Jenis ini juga dikenal Business-to-Government (B2G) yang menjual produk/jasa kepada lembaga pemerintah yang diajukan melalui tender. Selain itu ada dikenal Consumer-to-Administration (C2A) atau Consumer-to-Governemnt (C2G) yang merupakan proses transasksi elektronik yang dilakukan oleh individu kepada lembaga pemerintah.

Sebagai contoh adalah pembayaran pajak, iuran BPJS dan lain sebagainya dari individu kepada pemerintah. Kedua jenis bisnis e-commerce untuk meningkatkan efisiensi dan kemudahan penggunaan layanan. Baik pemerintah bahkan individu dengan dukungan teknologi informasi dan komunikasi.

6. Online-to-Offline (O2O)

Jenis ini adalah dengan memakai 2 saluran baik itu online atau offline. Pihak produsen mempromosikan, menemukan konsumen, menarik konsumen serta meningkatkan kesadaran mereka terhadap produk dan layanan melalui jaringan online.

Selanjutnya ke pembelian di toko offline dengan aktivitas pemesanan secara onine dan melakukan pengambilan barang di toko offline dengan memakai bantuan seperti Gojek dan Grab ataupun Uber serta akomodasi seperti Airbnb, Airy, dan lain sebagainya.

Demikianlah informasi mengenai Apa Yang Dimaksud E-Commerce Itu. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *