Apa Yang Dimaksud Dengan Tangga Nada? Ini Pengertiannya


Kehidupan ini pasti akan terasa hambar tanpa ditemani dengan iringan musik dan lagu. Sepanjang berjalanan ini ada banyak jenis dan alat musik serta lagu yang tercipta. Hal itu membuat perjalanan sejarah semakin dinamis dan bahkan sering kali terdapat berbagai maestro yang melegenda.

Lihat saja di Indonesia ada banyak pencipta lagu yang mengisi daftar lagu dan iringan musik yang berkualitas. Tentu lagu tersebut sekalipun disusun dengan baik dengan kata-kata indah akan tetap sama saja jika iringan musik biasa-biasa saja. Olehnya itu, lagu yang bagus juga butuh iringan musik yang bagus pula.

Sebab musik merupakan salah satu bagian yang pokok dalam kehidupan manusia ini dan bahkan setiap peradaban manusia salah satu hasil kebudayaan yang selalu ada adalah musik. Hal itu bisa dikatakan bahwa musik selalu berhubungan erat dengan apa yang menjadi kehidupan sosial masyarakat saat ini.

Musik merupakan sebuah karya seni yang terdiri atas bunyi dan bentuk lagu yang berisi pikiran dan perasaan dari penciptanya dengan unsur musik berupa harmoni, irama, melodi, bentuk dan sturktur lagu. Selain itu, dalam musik terdapat hal yang penting dalam hal ini adalah tangga nada.  Apasih yang dimaksud dengan pengertian tangga nada tersebut?



Pengertian Tangga Nada Adalah? 

Secara umum yang dimaksud dengan pengertian tangga nada adalah bunyi yang mempunyai tinggi rendah yang pada dasarnya  merupakan getaran yang  teratur dan dibakukan.



Menurut Allen Winold dan Jhon Rehn yang berpendapat bahwa tangga nada adalah susunan titi nada yang berturut-turut dari urutan nada yang rendah ke nada yang tinggi atau sebaliknya.



Contohnya adalah nada A mempunyai frekuensi 440 Hz/second. Berarti satu detik terjadi getaran sebanyak 440 kali. Dalam sistem nada internasional terdapat 12 nada pokok seperti C, C#, D, D#, E,F,F#,G,G#,A,A#, dan B. Nada-nada tersebut bisa disusun menjadi tangga nada dengan menentukan satu nada sebagai tonika dan memasukkan interval-interval pembentuk tangga nada.

 

Jenis-Jenis Tangga Nada Adalah?

 

Pada umumnya, terdapat dua jenis tangga nada dalam hal ini adalah tangga nada diatonik dan pentatonik. Adapun penjelasan dari kedua tangga nada tersebut adalah:

1. Tangga Nada Diatonik

Secara umum yang dimaksud dengan tangga nada diatonik adalah sebuah sistem tangga nada yang mempunyai jarak 1 tone dan jarak 1/2 tone masing-masing secara bervariasi. Setiap tangga nada diatonik mempunyai hubungan keluarga harmoni yang diketahui terdapat 7 tangga nada pokok.

Tidak hanya itu, tangga nada itu juga disusun dengan achord-achord dalam keluarga harmoni. Tangga nada diatonik mempunyai spesifiksi frekuensi nada yang baku dan tetap tidak seperti dari tangga nada dalam etnis tertentu misalnya saja instrumen gamelan Jawa dan sasando NTT.

2. Tangga Nada Pentatonik 

Secara umum, yang dimaksud dengan pengertian tangga nada pentatonik adalah tangga nada yang mempunyai 5 nada pokok sebagai elemennya. Secara etimologi,  istilah kata pentatonik ini berasal dari bahasa yunani yakni dari kata “pente” yang berarti lima dan “tonic” yang berarti nada.

Dalam kamus musik disebutkan bahwa yang dimaksud dengan tangga nada pentatonik adalah rangkaian 5 nada. Tangga nada ini juga dikenal pentatonic scale. Pada dasarnya tangga nada ini diterapkan dengan pendekatan kemiripan yakni nada dalam pentatonik diselaraskan dengan nada-nada dalam laras diatonik.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Apa Yang Dimaksud Dengan Tangga Nada? Ini Pengertiannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua serta menambah ilmu pengetahuan kita bersama. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *