Apa Yang Dimaksud Dengan Limbah Domestik? Ini Jawabannya


Dengan pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat, secara tidak langsung semakin berdampak pada masalah tentang lingkungan. Hal itu terjadi karena pertumbuhan penduduk ini tidak seimbang proses edukasi yang terjadi dalam bermasyarakat. Sehingga, terjadi masalah baru selain dari kepadatan penduduk di wilayah perkotaan juga terjadi pencemaran lingkungan.

Lihat saja dikota-kota besar yang ada di Indonesia seperti Jakarta, Makassar, Palembang, Riau, dll. Yang banyak ditemui dan dilihat di berbagai stasiun TV serta di media sosial yang memberitakan tentang penumpukan sampah di titik tertentu. Hal ini hanyalah sebagian kecil permasalahan yang ada akibat aktivitas manusia yang beragam yang ibarat pisau bermata dua.

Selain memberikan dampak positif ternyata juga memberikan dampak negatif bagi kualitas lingkungan. Salah satu dammpak negatif akibat ulah manusia adalah terbentuknya sampah atau beberapa barang yang tidak bisa digunakan lagi atau belum bisa langsung digunakan.

Dampak ini dikenal dengan limbah yang telah menjadi masalah menahun dan masalah nasional yang sampai saat ini belum terdapat solusi yang tepat dalam penanganannya.

Apasih itu Limbah? Secara umum yang dimaksud dengan limbah adalah zat yang berasal dari sisa pembuangan sampah atau dari zat kimia pabrik. Selain itu, Limbah juga bisa didefinisikan sebagai suatu bahan yang tidak lagi berguna sehingga mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan. Mengapa masalah limbah selalu menjadi masalah yang viral karena limba membawa penyakit, catat janin dan bahkan kematian baik bagi manusia maupun bagi organisme yang menetap di wilayah tersebut.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 18/1999 Jo.PP 85/1999 mengatakan bahwa yang dimaksud dengan limbah didefinisikan sebagai sisa atau buangan dari suatu usaha dan atau kegiatan manusia. Bila merujuk dari definisi WHO, maka limbah adalah sesuatu yang tidak berguna, tidak terpakai, tidak disenangi atau sesuatu yang dibuang berasal dari kegiatan manusia dan tidak terjadi dengan sendirinya.

Bentuk limbah ada bermacam-macam bisa dalam bentuk cair, gas dan padat serta suara. Olehnya itu dalam pengelompokan limbah jika didasarkan pada wujudnya maka akan terbagi empat yaitu limbah cair, padat gas dan limbah suara.

Salah satu limbah yang paling banyak didunia ini adalah limbah cair, hal itu karena dalam limbah cair ini merupakan suatu hasil usaha atau kegiatan dari proses produksi yang berwujud cair atau dari bahan buangan yang tercampur (tersuspensi) atau terlarut dalam air sehingga dalam limbah cair ini terbagi atas beberapa macam yaitu limbah cair domestik, limbah cair industri, rembesan dan luapan, dan air hujan.

Dari berbagai jenis limbah cair itu, limbah yang paling menjadi bahan perbincangan adalah limbah cair domestik dan limbah cair industri. Sejalan dengan hal itu, pada kali ini penulis akan membahas apa yang dimaksud dengan limbah domestik.

Apa Yang Dimaksud Dengan Limbah Domestik

Secara umum yang dimaksud dengan Limbah Domestik adalah limbah yang berasal dari pembuangan perubahan atau rumah tangga, bangunan, perdagangan dan perkotan atau yang merupakan hasil pembuangan aktivitas manusia sehari-hari. Selain itu, limbah domestik secara sederhana bisa didefinisikan sebagai sisa buangan yang asalnya dari aktivitas rumah tangga.

Jenis-Jenis Limbah Domestik Adalah?

Berdasarkan wujudnya, limbah domestik terbagi 2 yaitu limbah cair dan juga limbah padat. Apasih yang dimaksud dengan kedua jenis limbah domestik tersebut?.

  1. Limbah Cair Domestik. Yang dimaksud dengan limbah cair domestik adalah sisa buangan cair dari kegiatan rumah tangga sepert air deterjen, kotoran manusia dan minyak.
  2. Limbah Padat Domestik. Yang dimaksud dengan limbah padat domestik adalah limbah yang berasal dari sampah setiap hasil aktivitas manusia contohnya sisa sayuran, sampah produk, potongan sampah produk dan sisa makanan.

Dampak Limbah Domestik Adalah?

Apabila tidak dimanfaatkan dengan baik, maka limbah domestik dapat memberikan masalah bagi manusia dan berbagai makhluk hidup lainnya, karena limbah domestik ini tidak memiliki nilai ekonomis dan apabila ditinjau secara kimiawi,

Maka limbah domestik ini terdiri dari hasil anorganik dan organik dengan konsentrasi tertentu. Jika terakumulasi secara berlebihan maka limbah ini dapat memberikan bahaya bagi manusia. Adapun dampak negatif yang diakibatkan dari limbah domestik adalah:

  1. Dampak dari kesehatan. Seperti air limbah bisa saja berasal dari toilet mengandung bakteri E.Coli maka bisa saja membawa penyakit perut seperti kolera, typhus dan diare. Apabila tidak diolah dengan baik maka bisa saja air ini akan berembes ke sumur membuat kualitas air sumur semakin buruk sekalipun telah dimasak karena biasanya aktivitas yang biasa dilakukan cuci piring yang lewat itu membawa penyakit bagi manusia.
  2. Dampak dari Aspek Lingkungan. Kalau jenis limbah tertentu, seperti limbah cuci mengandung bahan kimia deterjen yang dapat mempengaruhi tingkat keasaman/pH tanah. Limbah dengan kandungan bahan kimia yang dibuang ke sungai dapat mematikan tumbuhan dan hewan tertentu yang hidup di sungai. Keadaan ini dapat merusak ekologi sungai secara keseluruhan dalam waktu yang berkelanjutan.
  3. Dampak dari Aspek Estetika. Seperti halnya limbah padat, air limbah yang tidak diolah dapat menimbulkan masalah bau yang tidak sedap dan menghadirkan lingkungan yang tidak elok dipandang dan membuat untuk refresing malah semakin berkurang.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Apa Yang Dimaksud Dengan Limbah Domestik? Ini Jawabannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *