Apa yang Akan Terjadi Jika Panas Matahari Berkurang? Ini Dampaknya


Tentu setiap orang pasti akan mengeluh jika cuaca sangat panas kan? Apalagi saat-saat aktivitas outdor yang begitu banyak, tentu baik laki-laki dan perempuan pasti akan mengeluh sebab membuat biang keringat dan membakar kulit serta kulit menjadi hitam.

Pasti saat itu terjadi, hal yang hanya dipikirkan dan diinginkan oleh kebanyakan orang adalah mengurangi panas matahari. Namun tahukah anda, kira-kira apa yang akan terjadi apabila panas matahari berkurang?. Tentu ini adalah pertanyaan yang besar dan beberapa orang pasti menginginkan jika panas matahari berkurang,

Bisa bebas keluar saat siang hari yang biasa dimanfaatkan tidur siang bisa menjadi waktu yang lebih banyak untuk jalan dengan teman-teman yang hanya biasa dilakukan pada sore hari itupun akan tembus malam. Jadi kalau panas matahari berkurang, tentu tidak waktunya akan lebih panjang dong.

Tapi jangan khawatir kok, ternyata suatu saat panas matahari akan berkurang yang telah memberikan kehangatan bagi setiap orang selama 4,5 miliar tahun dimana diketahui bahwa matahari tidaklah abadi, suatu saat akan kehabisan gas hidrogen yang menjadi bahan bakar utamanya.



Menurut beberapa sumber yang ada, diperkirakan bahwa umur matahari sisa 5 miliar tahun lagi yang dari waktu ke waktu akan terus menerus berkurang.



Apa yang Akan Terjadi Jika Panas Matahari Berkurang?

Jika hal itu terjadi, apakah harus berbangga atau malah khawatir jika panas matahari berkurang?. Olehnya itu dibawah ini akan dipaparkan apa yang terjadi jika panas matahari berkurang?.



1. Matinya Tumbuhan

Hal itu terjadi karena panas dan cahayanya ikut berkurang sehingga dalam proses fotosintesis tumbuhan akan terganggu apabila tumbuhan yang kecil dan yang bisa bertahan hanya pohon besar. Tapi jika terus menurun maka semuanya akan sirna termasuk tumbuhan laut.

2. Berkurangnya Oksigen di Atmosfer

Karena terganggunya pertumbuhan tumbuhan dan banyaknya tumbuhan yang mati membuat produksi oksigen dari tumbuhan akan terganggu. Menurut National Geographic, 70% oksigen dihasilkan oleh tumbuhan laut berupa fito plankton dan alga, 28% dihasilkan oleh hutan hujan, dan 2% sisanya dihasilkan oleh sumber lain.

3. Karbon Dioksida Akan Menumpuk

Apabila tumbuhan mati dan manusia terus menggunakan oksigen maka karbon dioksida akan keluar dan begitu juga yang memproduksi emisi karbon dioksida dibutuhkan pendaur dari tumbuhan, namun karena banyaknya tumbuhan yang mati maka akan membuat karbon dioksida menumpuk di atmosfer.

4. Menjadikan Bumi Dingin

Berkurangnya panas matahari dapat mengurangi panasnya bumi, membuat gurun akan turun hujan salju dan membuat manusia harus bertahan dari dingin yang begitu menyengat. Apalagi ketika terjadi cuaca ekstrim yang membuat hanya beberapa tempat yang bisa dihuni oleh manusia.

5. Rusaknya Atmosfer Bumi

Berkurangnya oksigen dan meningkatnya gas karbon dioksida akan merusak tatanan atmosfer Bumi. Apabila ini dibiarkan terus menerus, akan membuat atmosfer bumi tidak dapat dihirup oleh makhluk hidup dan menjadi beracun. Sehingga manusia dan makhluk hidup lainnya akan kesusahan dan bahkan akan mati serta membuat berbagai metorid dan asteorid menghujani bumi sehingga terjadi kepunahan umat manusia seperti yang pernah terjadi pada zaman dinosaurus.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Apa yang Akan Terjadi Jika Panas Matahari Berkurang? Ini Dampaknya. Semoga informasi dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *