Apa Pengertian Biokimia? Ini Arti & Sejarah Biokimia


Pengertian Biokimia Adalah – Biokimia adalah cabang ilmu kimia yang membahas mekanisme reaksi dari makhluk hidup. Dari dulu hingga sekarang, biokimia sangatlah berarti dan berperan penting dalam kehidupan manusia. Sebab biokimia mempelajari tentang makhluk hidup mulai dari organisme sederhana sampai kompleks.

Peranan biokimia bisa dilihat dalam bidang pertanian. Dengan hadirnya biokimia, maka penelitian tentang mekanisme kerja pestisida dapat berjalan lancar dan lebih efektif dalam mencegah dampak negatif terhadap lingkungan hidup. Seiring perkembangan zaman, ilmu biokimia terus berkembang yang tidak hanya pada bidang pertanian saja, melainkan biokimia juga hadir dalam bidang kedokteran, farmasi, dan berbagai ilmu biologi.

Dengan hadirnya biokimia maka bidang farmakologi dan toksikologi ini bisa berjalan lebih efektif karena kedua dari ilmu ini berhubungan dengan bahan kimia yang dengan kedua ilmu tersebut membuat tercipta berbagai obat-obatan yang bermanfaat bagi manusia seperti anitibotik penisilin yang bisa membunuh bakteri dengan menghambat pembentukan polisakarida pada dinding sel bakteri. Dengan demikian bakteri akan mati karena tak dapat membentuk dinding sel.

Pengertian Biokimia Adalah?

Secara etimologi, yang dimaksud dengan pengertian biokimia adalah istilah yang berasal dari Yunani yang terdiri atas 2 kata yaitu “Bios” dan “Chemis“. Arti dari Bio adalah “kehidupan” sedangkan Chemis adalah “Kimia“. Jadi arti biokimia adalah ilmu yang mempelajari zat kimia kehidupan. Namun secara umum, Pengertian Biokimia adalah ilmu yang mempelajari tentang peranan berbagai molekul dalam reaksi kimia dan proses yang berlangsung dalam makhluk hidup.



Tidak hanya mempelajari proses yang berlangsung dalam tubuh manusia, Biokimia juga mempelajari berbagai proses pada organisme mulai dari yang sederhana sampai yang kompleks. Fokus utama ilmu ini adalah mempelajari sains biologi dan hubungan antara biokimia, biologi molekular, dan genetika yang terjadi dalam sel. Jadi biokimia berkaitan dengan biologi molekuler yaitu studi mekanisme molekuler dengan adanya informasi genetik yang terkode dalam DNA.



Sejarah Biokimia Adalah

Istilah ini berasal dari ahli kimia Jerman bernama Karl Neuberg (1903) yang mengungkap penelitian dari Karl Wilhelm Scheele dari Swedia tentang susunan kimia jaringan hewan dan tumbuhan. Awal Abad ke-19, Friedrich Wohler menjadikan biokimia sebagai studi. Dari hal itu, Wohler mengungkap keberadaan urea dalam urine manusa. Selanjutnya 2 bersaudara bernama Eduard dan Hans Buchner yang menemukan bahwa sel-sel ragi telah mati masih bisa menyebabkan terjadinya proses fermentasi gula menjadi alkohol.



Apa Pengertian Biokimia? Ini Arti & Sejarah Biokimia (Foto: Artikelsiana.com)
Apa Pengertian Biokimia? Ini Arti & Sejarah Biokimia (Foto: Artikelsiana.com)

 

Darinya sehingga ada kemungkinan dilakukannya analisis reaksi Biokimia dan proses Biokimia dengan alat laboratorium (in vitro), tanpa memakai organisme hidup (in vivo). Penemuan ini dilanjutkan dengan terobosan biokatalis, yaitu katalisator alami yang mampu mempercepat reaksi biokimia. Selanjutnya adalah J.B Sumner (1926) yang berhasil melakukan proses kristalisasi urease dan aplikasinya untuk senyawa organik lainnya. Darinya sehingga enzim diketahui mempunyai struktur yang kompleks.

Biokimia juga diteliti oleh ahli biologi seperti Robert Hooke di awal ke-17 telah meneliti tentang sel memakai mikroskop yang membantu dalam meningkatkan pemahaman terhadap struktur sel yang kompleks. Pertengahan abad ke-20 ditemukan mikroskop electron, alhasil diketahui mitokondria, retikulum endoplasma, ribosom, kloroplas dan lainnya dapat teramati dengan jelas walaupun masih banyak yang belum diketahui dan dijelaskan secara ilmiah.

Selanjutnya Gregor Mendel yang pertamakali menemukan pewarisan sifat bahwa terdapat dalam Gen yang berada di kromoson yang dimana kromoson terdiri atas protein dan asam nukleat. Tahun 1869, Friedrich Miescher berhasil mengisolasi asam nukelat yang dilanjutkan oleh James Watson dan Francis Crick (1953) yang membuktikan bahwa asam deoksiribonukleat (DNA) adalah senyawa pembawa informasi genetika untuk penurunan sifat makhluk hidup. Keduanya mengungkap struktur DNA yang dobel heliks. Perkembangan selanjutnya adalah ditemukannya RNA untuk proses replikasi DNA, serta proses rekayasa genetika tentu membutuhkan sumbangan besar dari Biokimia.

Demikianlah informasi yang berjudul Apa Pengertian Biokimia? Ini Arti & Sejarah Biokimia. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *