Apa Jenis-Jenis Syok Itu? Ini 4 Jenis dan Penjelasannya

Jenis-Jenis Syok – Setiap orang sudah pasti pernah mendengar istilah medis ini dimana setiap orang pasti pernah mengalami sesuatu secara tiba-tiba misalnya saja syok. Syok adalah keadaan tubuh karena terhambatnya pekerjaan sel dan organ tubuh karena gangguan pada tekanan darah.

Biasanya orang yang terkena syok ciri-cirinya adalah kepala jadi pusing, dada jadi sesak, sulit untuk fokus, bebicara, wajah jadi pucat dan mengeluarkan keringat.

Syok adalah kondisi dimana bisa mengancam jiwa seseorang. Ini terjadi karena seseorang pernah mengalami syok, akan tetapi tidak ada penanganan.

Berdasarkan pendapat VonRueden, Bolton, dan Vary dalam Smeltzer, Bare, Hinkle dan Cheever bahwa syok adalah kondisi perfusi yang tidak memadai untuk memberikan pasukan oksigen serta nutrisi bagi organ tubuh dan fungsi seluler.

Pemberian aliran darah bagi jaringan serta sel butuh pompa jantung yang kuat, pembuluh darah dalam kondisi baik, serta dengan volume darah yang memadai. Ketika kondisi itu mengalami gangguan, perfusi ke jaringan bisa berkurang.

Ketika berlangsung secara terus menerus, tanpa adanya penanganan, maka berdampak pada kurangnya asupan oksigen dan nutrisi bagi sel hal itu bisa menyebabkan kematian sel dan jaringan. Menurut Porth dan Marifin (2009) kondisi syok adalah kegagalan akut pada sistem darah untuk bisa mensuplai darah ke jaringan perifer dan organ tubuh.

Mengetahui mengenai tanda-tanda syok terlihat dalam rentang normal. Demikian ini karena syok bukanlah penyakit akan tetapi tanda atau sindrom menuju ke suatu penyakit. Berdasarkan pendapat Timby dan Smith (2010) bahwa syok adalah aliran darah mensuplai ke jaringan dan sel tubuh tidak memadai.

Akibat yang terjadi adalah penurunan volume darah, jantung memompang tidak efektif, dan dilatasi pembuluh darah perifer. Selain itu, terdapat tahapan-tahapan dalam syok yang diketahui terdapat 3 tahap pada tahapan fisiologis tubuh yaitu tahap kompensasi, tahap progresif dan tahap irreversible.

Jenis-Jenis Syok Adalah?

Berdasarkan etiloginya atau apa yang menyebabkannya maka syok digolongkan atas beberapa macam yaitu Syok Hipovolemik, Syok Kardiogenik, Syok Distributif, dan Syok Obstruktif. Adapun penjelasan dari keempat jenis syok tersebut adalah:

1. Syok Hipovolemik

Syok hipovolemik merupakan tipe syok yang paling umum ditandai dengan penurunan volume intravascular. Cairan tubuh terkandung dalam kompartemen intraseluler dan ekstraseluler. Cairan intraseluler menempati hamper 2/3 dari air tubuh total sedangkan cairan tubuh ekstraseluler ditemukan dalam salah satu kompartemen intavaskular dan interstitial.

2. Syok Distributif

Selain itu, ada yang dikenal dengan syok distributif atau biasa disebut dengan vasogenik. Arti dari syok distributif adalah syok yang terjadi karena volume darah secara abnormal berpindah tempat dalam vaskulatur seperti ketika darah berkumpul dalam pembuluh darah perifer.

3. Syok Kardiogenik

Sedangkan jenis ketiga syok berdasarkan etiloginya adalah syok kardiogenik yang merupakan syok yang disebabkan oleh kegagalan fungsi pompa jantung yang mengakibatkan terjadinya curah hujan menjadi berkurang atau berhenti sama sekali.

4. Syok Obstruktif

Syok obstruktif adalah syok yang digambarkan pada sirkulasi syok yang terjadi karena adanya sumbatan pada aliran darah melewati pusat sirkulasi (vena, jantung, paru-paru). Syok obstruktif disebabkan karena beberapa kondisi seperti pneumotoraks dan pembeadkan aorta yang mengalami aneurisme. Penyebabnya adalah emboli paru-paru.

Apa Jenis-Jenis Syok Itu? Ini 4 Jenis dan Penjelasannya (Foto: Artikelsiana.com)
Apa Jenis-Jenis Syok Itu? Ini 4 Jenis dan Penjelasannya (Foto: Artikelsiana.com)

Demikianlah informasi mengenai Apa Jenis-Jenis Syok Itu? Ini 4 Jenis dan Penjelasannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *