Apa itu Ekosistem Buatan? Ini Pengertian dan Contohnya


Ekosistem merupakan hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Sehingga demikian, Ekosistem adalah interaksi atau hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Pernah anda mengamati sebuah ekosistem? apa yang terlintas di benak anda mengenai kehidupan yang terjadi di dalam ekosistem tersebut?

Perlu diketahui bersama bahwa ekosistem bisa saja ada di darat dan di air. Maka dari itu, hal yang diketahui seperti ekosistem bakau, lahan basah, terumbu karang, ekosistem puncak gunung, sungai, hutan dan juga dari ekosistem pantai. Selain dari pada itu, antarkomponen hidup saling berdampingan tanpa harus saling mengganggu kehidupan organisme yang lain yang membuat terbentuk keanekaragaman ekosistem dan terjadi kesimbangan.

Dalam sejarahnya, istilah ekosistem pertama kali dicetuskan oleh Tansley (1935) yang mengatakan bahwa terdapat hubungan timbal balik antara komponen biotik (tumbuhan, hewan, manusia, mikroba) dengan komponen abiotik (cahaya, udara, air, tanah, dsb.) di alam yang merupakan sebagai hubungan antara komponen yang membentuk suatu sistem.

Menurut Trefil (2000: 454) bahwa ekosistem adalah An ecosystem includes the plants and animals that live in a given area. Selain itu, Trefil menyampaikan bahwa karakteristik ekosistem adalah terdiri dari komponen hidup dan tak hidup, terjadi aliran energi di dalamnya, materi di daur ulang oleh ekosistem, setiap organisme menempati relung/niche ekologi, ekosistem stabil mencapai keseimbangan antara populasi mereka, ekosistem dapat terganggu oleh perubahan lingkungan atau spesies



Suatu ekosistem akan mempunyai dua komponen dalam hal ini adalah komponen abiotik (komponen tak hidup) dan komponen biotik (komponen hidup). Setiap komponen ini memiliki peran yang begitu penting bagi ekosistem, sebab jika terdapat salah satu tidak berjalan, maka ekosistem pun juga tidak bisa berfungsi.



Selain memiliki 2 komponen di atas, ekosistem di bagi menjadi 2 tipe ekosistem yaitu ekosistem alami dan ekosistem buatan. Sejalan dengan 2 tipe itu, pada kali ini penulis hanya akan membahas mengenai ekosistem buatan. Seperti apakah itu ekosistem buatan itu?



Pengertian Ekosistem Buatan Adalah?

Menurut Irwan (2017: 66) mengatakan bahwa yang dimaksud dengan Ekosistem buatan merupakan ekosistem yang komponen-komponennya biasanya kurang lengkap, memerlukan subsidi energi, memerlukan pemeliharaan atau perawatan, mudah terganggu, dan mudah tercemar”. Melalui pernyataan itu maka bisa disimpulkan bahwa arti dari ekosistem buatan merupakan ekosistem yang dipengaruhi oleh campur tangan manusia,contohnya adalah sawah, danau buatan dan ekosistem pertanian.

Ekosistem buatan sudah banyak mempengaruhi hidup manusia seperti ekosistem pertanian, danau buatan, dan sawah. Biasanya ekosistem buatan kurang lengkap, dan butuh subsidi energi, pemeliharaan, mudah terganggu, dan tercemar. Hal itu juga yang menjadi masalah dan tantangan ketika membuat sebuah ekosistem buatan.

Tujuan dan Ciri-Ciri Ekosistem Buatan Adalah?

Perlu diketahui bersama bahwa setidaknya terdapat 3 tujuan sehingga mengapa harus dibentuknya ekosistem buatan yaitu untuk memenuhi kebutuhan sandang, pangan dan papan, sarana hiburan dan pembelajaran dan untuk pelestarian. Maka dari itulah sehingga ciri-ciri dari ekosistem buatan adalah dibuat oleh manusia, berdekatan dengan pemukiman serta dibuat untuk kebutuhan khusus sehingga diperadagakan.

Contoh Ekosistem Buatan Adalah?

Berdasarkan dari penjelasan diatas tersebut maka melihat contoh dari ekosistem buatan sangatlah mudah karena kriteria tersebut sering dilihat oleh banyak orang seperti ekosistem sawah, waduk, perkebunan, peternakan, kebun binatang, taman buatan, aquarium dan hutan buatan.

Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Apa itu Ekosistem Buatan? Ini Pengertian dan Contohnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-teman. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *